Berita

Doni Monardo/Net

Kesehatan

Siapkan Strategi Baru, Doni Monardo: Tenaga Medis Harus Jadi Benteng Terakhir

SABTU, 02 MEI 2020 | 20:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkap, pihaknya telah memiliki strategi baru untuk menangani penyebaran virus asal Wuhan, China ini.

Hal itu disampaikan Doni Monardo dalam rapat tertutup via video conference bersama Komisi VI DPR RI, di Gedung Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (2/5).

Dalam rapat tersebut, dia menyampaikan pendekatan lain yang akan dilakukan selain pendekatan medis, yakni pendekatan secara psikologis yang mengarah ke upaya pencegahan.


Kepala BNPB ini menjabarkan, jumlah tenaga medis dan infrasktruktur yang dimiliki pemerintah saat ini terbatas. Sehingga pendekatan psikologis akan dijadikan langkah pencegahan pertama untuk saat ini.

"Keseimbangan itu (pendekatan medis dan pendekatan psikologis harus kita jaga," jelas Doni.

Oleh karena itu, Doni Monardo berpendapat bahwa tenaga medis, baik dokter, perawat hingga tenaga medis lainnya bukanlah garda terdepan dalam upaya penanganan Covid-19.

Namun katanya, penanganan medis harus menjadi kekuatan terakhir. Doni menegaskan itu karena ingin menjelaskan, bahwa masyarakat harus bisa disehatkan sehingga dokter dapat diselamatkan.

"Dokter bukan jadi benteng utama, tapi benteng terakhir," tegasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya