Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Pembina UMKM, Rizayati/Net

Politik

Perhatian Jokowi Pada Pegiat UMKM Disambut Baik

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 23:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Permintaan Presiden Joko Widodo agar kementerian, badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha milik daerah (BUMD) jadi penyangga pelaku penyangga pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) selama pandemik Covid-19 disambut baik.

Ketua Dewan Pembina UMKM, Rizayati salah satu yang menyambut baik perhatian Presiden Jokowi tersebut. Menurutnya, instruksi Jokowi itu menjadi bukti bahwa suara pegiat UMKM didengar dan diperhatikan pemerintah.

“Apalagi, presiden juga meminta kementerian terkait, BUMN, dan BUMD menjadi offtaker (penjamin) serta bagi hasil produksi para pelaku UMKM. Baik di bidang pertanian, perikanan, kuliner sampai industri rumah tangga," kata Rizayati kepada wartawan, Kamis (30/4).


Pihaknya juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan BUMN dan BUMD untuk aktif menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM untuk memperoleh pinjaman. Terutama, dengan mereka yang belum terhubung dengan perbankan.

Rizayati mengurai bahwa saat ini baru ada sekitar 41 juta UMKM yang terhubung dengan lembaga perbankan untuk mendapatkan akses kredit. Sementara jutaan lain masih butuh konektivitas agar bisa tetap bertahan hidup di saat wabah melanda.

"Ini peluang bagi lebih dari 23 juta UMKM lainnya. Apalagi pemerintah juga memutuskan agar realokasi anggaran pemerintah daerah diarahkan pada program-program stimulus ekonomi yang menyentuh sektor UMKM," jelasnya.

Kepada para pelaku UMKM, mantan caleg dari Nasdem itu mengimbau agar benar-benar memanfaatkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menyelamatkan UMKM dari dampak pandemik Covid-19.

Terlebih, pemerintah tengah merancang skema pemberian modal darurat yang dalam waktu dekat akan digelontorkan bagi pelaku UMKM.

"Ini (bukti) pemerintah dan negara hadir. kesempatan bagi kita, UMKM untuk bertahan dan tetap hidup di masa sulit seperti ini. Jangan disia-siakan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya