Berita

Sekretaris Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat/RMOL

Politik

Hadapi Wabah Covid-19, GAMKI Minta Pemerintah Rapikan Data Penerima Bansos

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 21:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah kondisi pandemik virus corona baru (Covid-19), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) meminta pemerintahan Joko Widodo memastikan setiap pendistribusian bantuan sosial (Bansos) tepat sasaran.

Sekretaris Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat menitik beratkan agar pemerintah harus memastikan seluruh dana penanganan Covid-19 terdistribusi dengan tepat sasaran.

Sahat juga menyoroti pentingnya pemerintah memastikan kesiapan pemerintah dasa menghadapi Covid-19, khususnya masalah ketahanan pangan.


“Isu yang penting di daerah adalah memastikan desa dapat menjaga kesehatan warganya sembari tetap mampu memproduksi bahan pangan sehingga dapat memenuhi kebutuhan desa tersebut, bahkan mampu menopang daerah lain, utamanya perkotaan,” kata Sahat saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (30/4).

Dari hasil panyauannya di berbagai darrah, penyaluran bansos dan BLT Dana desa masih carut marut. Untuk itu dirinya meminta pemerintah segera merapikan data sebelum mendistribusikan bantuan sosial.

Sahat mengingatkan, pentingnya membangun solidaritas nasional di tengah masyarakat Indonesia. Sebagaimana yang didengungkan Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat Indonesia bergotong-royong melawan Covid-19.

"Pemerintah melalui institusi terkait harus mengajak masyarakat sipil terkhusus tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membangun solidaritas nasional di tengah masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat meminimalisir konflik dan saling membantu di tengah bencana bersama ini," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya