Berita

Logo dan Tema Milad Pemuda Muhammadiyah ke 88/Ist

Nusantara

Jelang Milad Ke 88 Pemuda Muhammadiyah, Cak Nanto Launching Logo Dan Tema

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 13:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menyambut Milad ke 88, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah meluncurkan logo dan tema milad. Tahun ini Milad Pemuda Muhammadiyah bertema, “Meneguhkan Solidaritas, Menebar Kebaikan, Mencerahkan Semesta”.

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah, Sunanto, spirit tema ini sesuai dengan kondisi umat di seluruh dunia yang sedang mengalami cobaan akibat pandemi korona.

“Kami berharap di tengah mewabahnya Covid-19, saat ini umat manusia di dunia, terutama di Indonesia, bersatu padu, saling bahu-membahu memutus mata rantai penyebarannya virus ini” ungkap Cak Nanto, Kamis (30/4).


Cak Nanto -sapaa akrabnya- menambahkan, adalah wajib hukumnya bagi seluruh kader Pemuda Muhammadiya bergerak meneguhkan solidaritas, menebar kebaikan dan mencerahkan semesta, sebagai bentuk soliditas organisasi Pemuda Muhammadiyah pada semua jenjang kepemimpinan.

“Kader Pemuda Muhammadiyah juga wajib melakukan refleksi rasa syukur di hari lahir Pemuda Muhammadiyah ini. Rasa syukur yang diiringi do’a, betapa Allah masih  percaya untuk menitipkan Muhammadiyah sebagai organisasi yang terdepan dalam mengatasi persolaan sosial dan kemanusiaan di tanah air ini” tegas Cak Nanto.

Selain itu, Cak Nanto juga telah menandatangani surat edaran terkait penggunaan logo dan tema dalam setiap perayaan milad Pemuda Muhammadiyah. 

Cak Nanto, meminta agar kader pemuda Muhammadiyah di seluruh  Indonesia turut serta melakukan sosialisasi tema dan logo milad yang sudah ditetapkan.

Hari Lahir Pemuda Muhammadiyah diperingati setiap tanggal 2 Mei. Pemuda Muhammadiyah lahir dengan semangat yang sama dengan berdirinya Muhammadiyah, yaitu semangat untuk membangun generasi yang tangguh untuk masa mendatang.

Sebagai salah satu organisasi otonom tertua di lingkungan  Muhammadiyah (berdiri 2 Mei 1932), Pemuda Muhammadiyah hadir sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya