Berita

Anggota Komisi VI DPR, Elly Rachmat Yasin/RMOL

Politik

Selamatkan Pekerja Terdampak Covid-19, PPP Minta Pemerintah Harus Percepat Benahi Sektor Industri

RABU, 29 APRIL 2020 | 17:08 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sektor industri adalah salah satu bidang yang paling merasakan dampak dari pandemik virus corona baru (Covid-19). 

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PPP, Elly Rachmat Yasin meminta pemerintah mempercepat pembenahan sektor industri.

“Dunia industri dalam negeri saat ini nafasnya tinggal 3-4 bulan lagi. Itulah yang perlu diwaspadai bahwa perlu kerja cepat, massif dan tepat dalam 3 hingga 4 bulan ke depan untuk menyelamatkan industri nasional,” kata Elly (28/4).


Elly menyebutkan, saat ini semua negara mencoba untuk memproteksi kebutuhan industri mereka.

Kata politisi Dapil Kabupaten Bogor ini, banyak negara mengambil langkah menahan bahan baku industri, karena untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri mereka.

Atas kondisi itu, ia meminta pemerintah mengambil langkah cepat menyelamatkan sektor industri. Langkah itu berdampak pada penyelamatan ratusan juta pekerja.

“Industri perlu mendapatkan keringanan pajak, penghapusan berbagai jenis denda, bantuan permodalan dan berbagai mitigasi sektor industri lainnya sebagai bentuk penanggulangan Covid-19,” kata Elly yang juga merupakan Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor tersebut.

Menurut Elly, pada krisis ekonomi 1998, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi ujung tombak perekonomian nasional. Tapi, saat ini yang paling terdampak Covid-19 justru UMKM.

Lebih lanjut Elly mendapatkan data bahwa saat ini kondisi UMKM bisa dikatakan “pincang”, bahkan sebagian sudah merumahkan karyawan.

“Perlu segera bina usaha atas sektor industri untuk mengurangi PHK dan mempercepat pembayaran hak-hak tenaga kerja. Diharapkan problem yang dihadapi pelaku industri tidak semakin menumpuk. Kepincangan ekonomi yang melanda bangsa ini jangan sampai menjalar menjadi kelumpuhan, karena akan menyulitkan bagi kita untuk bangkit,” pungkas Elly.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya