Berita

Medis Covid-19/Net

Kesehatan

3 Ribu Relawan Medis Lolos Seleksi, Gugus Tugas Covid-19 Masih Butuh Banyak

RABU, 29 APRIL 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, hingga Rabu hari ini (29/4), jumlah relawan yang mendaftar sudah sebanyak 28.900 orang.

Dari jumlah itu, Ketua Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Andre Rahadian menyebutkan, ada sebanyak 5.500 relawan medis mendaftar.

"Itu 5.500 relawan medis dan sisanya relawan non medis dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke," terang Andre Rahadian dalam jumpa pers virtual, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (29/4).


Namun, khusus untuk relawan medis, Andre Rahadian mengatakan bahwa tidak seluruhnya diterima. Dati 5.500 relawan medis yang mendaftar, hanya sebagain yang berhasil lolos masuk kualifikasi dan diterima untuk bertugas.

"Setelah kita sisir, setelah kita seleksi lagi, yang siap ada sekitar 2.500 sampai 3 ribu, jadi enggak seesuai dengan semua yang mendaftar," ungkapnya.

Proses seleksi ynng dilakukan Gugus Tugas, lanjut Andre Rahadian, menetapkan sejumlah syarat yang hars dipenuhi pendaftar. Baik daris egi administratif maupun kemamouan individu.

"Misalnya kita mengharuskan adanya surat tanda registrasi, kita mengharuskan adanya concern dari keluarga, karena memang ini jangka waktu mereka ada di rumah sakit atau di fasilitas kesehatan itu paling tidak 30 hari," tutur Andre Rahadian.

Meski begitu, Gugus Tuas Percepatan Penanganan Covid-19 masih mambutuhkan banyak relawan tenaga medis. Sebab diungkapkan Andre Rahadian, relawan non medis kebanyakan bertugas di bidang logistik dan administrasi umum.

Sementara, relawan medis yang dibutuhkan untuk perawatan pasien, pemeriksaan laboratorium, dan sejenisnya masih minim. Karena jika melihat data kasus yang berkembang hingga Selasa kemarin (28/4), kasus positif akumulatif sudah mencapai 9.511 orang.

"Kami sampaikan bahwa banyak kebutuhan di relawan tenaga medis," pungkas Andre Rahadian.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya