Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Alami Kendala Teknis, Pengiriman Rapid Test Reagensia Ke Sumut Molor Dari Jadwal

RABU, 29 APRIL 2020 | 10:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengiriman rapid test reagensia yang dijadwalkan akan dilakukan Selasa kemarin (28/4) dipastikan tertunda. Hal ini disampaikan Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumatera Utara, Dr Whiko Irwan.

“Satu koli rapid test reagensia tidak jadi diangkut, karena masih di Balitbang Kemenkes, pengiriman ditunda,” katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (28/4).

Whiko menjelaskan, sesuai dengan rencana, alat yang digunakan untuk mendeteksi Covid-19 tersebut sedianya diangkut ke Sumatera Utara menggunakan pesawat TNI AU CN 295.


“Ada kendala teknis, belum bisa di bawa hari ini (Selasa, red). Akan segera dikirim,” ujarnya.

Diketahui, Reagensia menjadi salah satu bahan penting untuk pengujian Covid-19 di laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang kini ada di RS USU.

Rektor USU, Prof Dr Runtung Sitepu mengatakan, saat ini pihak RS USU baru memiliki Reagensia dengan jumlah yang terbatas.

“Saat ini alat yang bernama Reagensia itu terbatas. Sementara hari ini saja sudah masuk 40 sampel yang harus diperiksa. Untuk itu kami harapkan bantuanbya kepada Pemprov Sumut untuk penambahan reagensia sebelum habis stok yang kita miliki,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya