Berita

Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno: Pentingkan Masyarakat Bawah, Kalau Selalu Fokus Covid-19 Akan Tambah Panjang

RABU, 29 APRIL 2020 | 02:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus diutamakan dalam mengatasi pandemik virus corona baru (Covid-19) yang kini menjangkit Tanah Air.

Demikian disampaikan politisi Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno dalam diskusi daring bertajuk 'Ngopi Bareng Spesial Ramadhan: Misteri Jurus Jitu Ekonomi', Selasa (28/4).

"Kita mestinya fokusnya ada di kesehatan, UMKM, dan masyarakat bawah. Karena kalau kita fokusnya Covid-19 ini akan jauh lebih panjang dan lebih dalam. Jadi kalau kita bicara politik, sumber daya ekonomi itu harus diselesaikan dulu dari segi kesehatan,” ujar Sandiaga.


Mantan Cawapres 2019 ini membeberkan, gejolak yang terjadi secara global seperti saat ini tak bisa diprediksi sebelumnya dan sulit dicegah.

“Ketidakpastian ini jauh lebih tinggi dibanding SARS, juga krisis tahun 2008 tidak setinggi ini. Tingkat inflasi naik, harga bahan pokok, terus penjualan ritel jebol, industri manufaktur, kegiatan dunia usaha, dan cadangan devisa juga,” paparnya.

Sandiaga kembali menegaskan bahwa upaya untuk menyelamatkan sektor ekonomi, Indonesia harus berangkat dari visi kesehatan.

“Covid-19 juga sama, kembali ke common sense. Saya melihat akal sehatnya, dahulukan kemanusiaannya. Kalau ada dokter atau tenaga kesehatan yang tidak dapat APD, itu yang kita dahulukan. Akal sehat ini bisa digunakan untuk para penjabat publik dalam mengambil keputusan,” tandasnya.

Dalam diskusi tersebut, turut serta pengamat politik Hendri Satrio, anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad, dan pengamat politik Rocky Gerung.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya