Berita

Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Saleh Daulay: Pembagian Bantuan Sembako Tidak Mesti Dilakukan Oleh Seorang Presiden Langsung

SELASA, 28 APRIL 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembagian bantuan langsung Presiden Joko Widodo menuai kritik di kalangan masyarakat. Langkah tersebut dinilai terlalu berlebihan dan tidak sopan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat kecil.

Pasalnya, bantuan dari Presiden Jokowi diberikan dari dalam mobil dengan posisi masyarakat berlarian di pinggir jalanan.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menyayangkan cara presiden memberikan bantuan langsung. Bahkan, memberikan bantuan semacam itu tidak mesti dilakukan langsung kepala negara.


“Pembagian sembako seperti ini, tidak mesti harus dilakukan oleh seorang presiden secara langsung, sebaiknya dilakukan oleh para pembantunya kalau perlu relawan-relawan yang turun langsung ke masyarakat,” ujar Saleh saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/4).

Menurutnya, akan sangat berbahaya jika presiden memberikan bantuan langsung ke masyarakat.

Terlebih, adanya kontak fisik antara presiden dengan masyarakat di tengah pandemik Covid-19 ini yang bakal mengancam kesehatan kepala negara.

“Sebab, kita tahu juga bahwa presiden itu harus dijaga, jangan sampai karena lngsung ikut membagi maka kontak fisik dengan masyarakat itu terjadi secara langsung,” ujarnya.

“Sementara di lain pihak tugas presiden yang lain itu juga cukup banyak ya yang harus dilakukan dalam rangka melayani melindungi rakyat Indonesia,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya