Berita

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil/Net

Politik

Sembako Jokowi Layak Disebut BLLK, Bantuan Langsung Lempar Keluar

SELASA, 28 APRIL 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Presiden Joko Widodo yang masih saja memberikan bantuan langsung kepada masyarakat di pinggir jalan terus menuai kritik.

Aksi memberi bantuan dari dalam mobil, kemudian warga berlarian dan berkerumun dinilai tidak mencerminkan physical distancing yang kerap didengungkan pemerintah.

Tidak hanya itu, politisi PKS Nasir Djamil bahkan menyebut Jokowi tidak mengindahkan sila kedua Pancasila, yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab.


Nasir Djamil bahkan meminta agar Presiden Joko Widodo membagikan bantuan sembako kepada rakyat dengan cara yang lebih santun dan sopan.

“Dengan segala hormat, saya mengharapkan agar Pak Jokowi menyetop cara pembagian sembako dengan cara mirip sinterklas itu dan terkesan seporadis,” ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/4).

Anggota Komisi III DPR ini juga menyayangkan cara Presiden Joko Widodo yang membagikan sembako dari dalam mobilnya sambil dilempar dan direbut masyarakat kecil yang berlari-larian mengejar mobil orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Baginya, bantuan sembako dari Jokowi itu cocok disebut sebagai BLLK yang merupakan kependekan dari Bantuan Langsung Lempar Keluar.

“Jadi kalau dulu ada Bantuan Langsung Tunai (BLT), maka cara Pak Jokowi itu bisa saja disebut BLLK atau Bantuan Langsung Lempar Keluar,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya