Berita

Gubernur Anies Baswedan saat memantau PSBB di Terminal Kampung Rambutan/Repro

Politik

Paling Pertama Tanggap Covid-19, Tidak Aneh Anies Baswedan Jadi Kepala Daerah Paling Responsif

SENIN, 27 APRIL 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati ranking pertama sebagai Kepala Daerah paling responsif menangani pandemik virus corona baru (Covid-19) berdasarkan hasil survei Median.

Pengurus Badan Pelaksana Harian (BPH) DPP Partai Demorat, Taufiqurrahman mengatakan, bukan hal yang aneh kalau Gubernur DKI menempati posisi teratas survei tersebut.

Sebab, Anies Baswedan adalah kepala daerah yang paling pertama bereaksi atas adanya ancaman pandemik Covid-19 di ibukota.


"Bahkan jika kita flashback bulan lalu, saat Gubernur DKI mulai mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan kegiatan murid di sekolah dan mengurangi jadwal dan operasional public transport di Jakarta, tidak sedikit yang mengkritik dan menyerang termasuk hambatan beberapa pihak di pusat," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).

Taufiqurrahman melanjutkan, meski sempat mendapat hambatan namun akhirnya semua pihak mengikuti langkah strategis yang dilakukan oleh Gubernur Anies.

"Itulah yang disebut dengan istilah benchmark," ungkap mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD 2017-2019 itu.

"Tapi anehnya mengapa pemerintah pusat tidak disebut di dalam survei itu ya? Mungkin karena ujung tombak penanganan Covid-19 ini ada pemerintah daerah, bukan di pemerintah pusat?" sindir Taufiqurrahman.

Untuk diketahui, berdasarkan survei Median, Anies Baswedan berada di peringkat pertama dengan persentase 24,1 persen.

Disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan persentase 9,6 persen; Gubernur Jabar Ridwan Kamil (8,9 persen); Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (8 persen); dan terakhir Walikota Surabaya Tri Rismaharini (3,7 persen).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya