Berita

Bupati Probolinggo (berkacamata hitam), Tantriana Sari/RMOLJatim

Nusantara

Imbas Corona, Bupati Probolinggo Terbitkan Edaran Melarang Bukber Dan Sahur On The Street

SENIN, 27 APRIL 2020 | 14:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan 1441 Hijriyah berbebda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pandemik virus corona baru (Covid-19).

Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari melarang kegiatan buka puasa bersama maupun sahur on the street. Tujuannya, demi pencegahan penyebaran virus corona.

Terkait hal ini, Bupati Tantri sudah mengeluarkan surat edaran tentang 16 panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriyah. Salah satu poinnya yakni melarang adanya acara buka bersama ataupun acara sahur on the street.


Larangan acara buka bersama dan sahur on the street ini secara jelas tertulis pada poin dua dalam SE Bupati Probolinggo nomor 451/220/426.33/2020 tanggal 21 April. Surat edaran ini ditujukan pada kepala perangkat daerah, ketua MUI, ketua BAZNAS, ketua organisasi sosial keagamaan, serta kepala desa se-Kabupaten Probolinggo.

Dilaporkan Kantor Berita RMOL Jatim, Bupati Tantri menyatakan bahwa adanya panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri tersebut merupakan salah satu langkah kebijakannya untuk melindungi warga kabupaten Probolinggo dari penyebaran Covid-19.

“Kami berharap dengan adanya panduan ini dapat dipatuhi oleh seluruh warga kabupaten Probolinggo. Tujuannya hanya satu, yakni memastikan tidak ada lagi warga kabupaten Probolinggo yang positif terpapar Covid-19,” ungkap Tantri, Senin (27/04).

Istri Politisi Nasdem Hasan Aminuddin ini menjelaskan, larangan diadakannya acara buka bersama dan sahur 0n the street merupakan salah satu langkah dalam penerapan physical distancing dan protokol kesehatan di masyarakat. Karena apabila kedua kegiatan tersebut tetap dilaksanakan, maka upaya dan usaha pemkab Probolinggo dalam membendung jumlah pasien positif Covid-19 akan sia-sia.

“Kebijakan ini merupakan salah satu dari 16 panduan yang telah kami susun. Semoga hal ini dapat dimaklumi dan dijalankan secara maksimal oleh warga kabupaten Probolinggo selama bulan suci ramadhan,” jelasnya.

Ditegaskan pula bahwa surat edaran ini wajib dipatuhi dan dijalankan dengan baik. Ini terutama agar penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo dapat dikontrol dan dapat dihentikan sesuai dengan penanganan medis yang ada.

“Kami menekankan dan menegaskan kembali penanganan dan penegahan penyebaran Covid-19 adalah bukan hanya tugas dari Satgas Covid-19, melainkan juga tugas dari seluruh pihak termasuk elemen masyarakat didalamnya,” katanya.

Dalam surat edaran Bupati Tantri ini setidaknya terdapat 15 poin panduan selain larangan diadakannya acara buka bersama dan sahur on the street. Beberapa diantaranya yakni agar shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah.

Berikutnya, khusus untuk desa positif Covid-19 (desa merah) dan sekitarnya, pelaksanaan salat fardu/rawatib, salat tarawih, dan tilawah/tadarus Alquran wajib dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Tilawah atau tadarus Alquran dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Alquran. Berikutnya, meniadakan peringatan Nuzulul-Quran dalam bentuk tabligh dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid, maupun musala.

Selanjutnya, Bupati juga melarang kegiatan takbir keliling. Untuk pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan melaui layanan jemput zakat oleh Baznas, hingga silaturahmi atau halalbihalal yang lazim dilaksanakan ketika Hari Raya ldul Fitri, bisa dilakukan melalui media-sosial dan videocall/conference.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

ANTAM Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Operasional

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:11

Purbaya Tak Tahu Menahu Anggaran Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:10

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Momen Cek Arah Kiblat

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Erdogan Serukan Solidaritas untuk Gaza dalam Pesan Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Menkes Ungkap Penyebab Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:57

Warga Pati Jadi Korban Penipuan Masuk Akpol Bayar Rp1,5 Miliar

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:37

Politisi PDIP Minta Indonesia Serius Tangani Regulasi Soal AI

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:25

Putusan MK Momentum Benahi Kaderisasi Politik Perempuan

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:20

Bandar Sabu Ngamuk saat Ditangkap, Polisi Kena Tusuk

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15

Arus Kendaraan Melonjak Hampir 9 Persen, Jalur Trans Jawa-Bandung Paling Padat

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:11

Selengkapnya