Berita

Politisi PDIP, M. Nabil Haroen/Net

Politik

Gus Nabil: Jokowi Harus Punya Manajemen Pembagian Sembako Agar Tepat Sasaran

SENIN, 27 APRIL 2020 | 14:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Presiden Joko Widodo membagikan bantuan kepada warga tidak mampu di tengah wabah Covid-19 merupakan hal yang baik. Sebab, sedekah yang diberikan tentu akan meringankan beban orang lain.

“Apalagi karena krisis Covid-19, banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan sulit mendapatkan bahan makanan karena memang tidak ada uang untuk membeli,” ujar politisi PDIP, M. Nabil Haroen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).

Di satu sisi, anggota Komisi IX DPR ini juga menyadari bahwa langkah presiden membagikan sembako secara langsung di pinggir jalan menuai kritik dari masyarakat. Hal itu baginya wajar mengingat segala tindakan pasti ada yang kurang sempurna.


“Ini sudah menjadi bagian dari sejarah, bahwa apapun hal yang anda lakukan, pasti ada saja orang yang mengkritik atau tidak setuju,” tambahnya.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Gus Nabil ini tetap menyarankan agar Presiden Joko Widodo memiliki manajemen yang baik dalam menyalurkan bantuan. Dengan manajemen itu, bantuan yang diberikan akan tepat sasaran.

Ini mengingat pemerintah harus memastikan warga yang membutuhkan atau miskin atau berhak mendapatkan bantuan, mendapat akses bantuan. angan sampai, karena problem teknis dan administratif, mereka terlewat.

“Jadi untuk lebih jauh, saya memohon ada manajemen pembagian bantuan dari pemerintah, agar semua bantuan tepat sasaran,” paparnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya