Berita

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta (Unas), Saiful Anam/Net

Politik

Calon Ibukota Rawan Tsunami, Saiful Anam: Kenapa Ngotot Sekali Ingin Pindah?

SENIN, 27 APRIL 2020 | 13:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo seharusnya mengurungkan niat untuk melanjutkan proyek pemindahan ibukota baru. Hal ini seiring adanya penelitian bahwa calon ibukota baru di Kalimantan Timur rentan dilanda tsunami yang dipicu longsor bawah laut.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta (Unas), Saiful Anam mengaku heran dengan kengototan pemerintah untuk memindahkan ibukota. Apalagi, proses pemindahan tidak ditunda sekalipun negeri sedang diserang wabah Covid-19.

"Saya kira ini menjadi pertanyaan besar, ada apa kok ngotot sekali ingin memindahkan Ibukota? Apalagi di tengah rakyat membutuhkan uluran tangan untuk mengatasi Covid-19. Pemerintah justru masih ingin mengambil langkah melakukan pinjaman lagi," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).


Saiful Anam mendesak agar Presiden Jokowi untuk segera membatalkan proyek ibukota baru. Apalagi, alasan pembatalan semakin kuat setelah adanya penelitian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menyatakan bahwa lokasi calon ibukota baru tidak bebas dari ancaman tsunami.

“Ingat, rakyat hari ini juga bukan minta ibukota pindah, tapi bagaimana penanganan Covid-19 benar-benar tertangani dengan benar,” tegas Saiful.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya