Berita

Anies Baswedan dinilai paling andal dalam mengatasi pandemik corona/Istimewa

Politik

Anies Jadi Kepala Daerah Paling Baik Tangani Corona, Wakil DPRD DKI: Sebuah Keniscayaan Untuk Jakarta

SENIN, 27 APRIL 2020 | 12:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berdasarkan survei persepsi publik oleh lembaga survei Median, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menempati ranking pertama sebagai kepala daerah yang dinilai paling jitu menangani masalah wabah virus corona baru (Covid-19.)

"Apresiasi untuk pak Gubernur dan pasukannya yang telah kerja keras untuk menangani Covid-19," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).

Menurutnya, hasil survei tersebut merupakan penghargaan sekaligus dorongan agar Jakarta selalu bekerja keras serta menjadi yang terdepan dalam mengambil solusi dan kebijakan. Mengingat Jakarta merupakan Ibukota Negara.


"Konsep yang baik, langkah cerdas, cepat dan tepat, inovatif, juga inspiratif adalah sebuah keniscayaan untuk Jakarta," sambungnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus mengikuti dan mentaati kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua ini demi kepentingan bersama agar kehidupan segera normal kembali.

"Kepada pemprov agar bertindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku serta bantuan sosial harus tepat sasaran dan jadi solusi. Sukses dan semangat terus berjuang melawan Covid-19," tandas Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta itu.

Berdasarkan survei Median, Anies Baswedan berada di peringkat pertama dengan persentase 24,1 persen.

Posisi berikutnya adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan persentase 9,6 persen; Gubernur Jabar Ridwan Kamil (8,9 persen); Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (8 persen); dan terakhir Walikota Surabaya Tri Rismaharini (3,7 persen).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya