Berita

Ketua Komisi VII DPR Bambang Wuryanto/Net

Politik

Bambang Pacul Bakal Usir Stafsus Presiden Jika Ikut Rapat Di DPR

SENIN, 27 APRIL 2020 | 11:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Staf Khusus Presiden Joko Widodo akan diusir jika ikut rapat di Komisi VII DPR. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komisi VII DPR Bambang Wuryanto yang secara langsung siap mengusir para staf khusus tersebut.

Bambang Pacul, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa pengusiran akan dilakukan lantaran staf khusus bukan seorang pejabat negara atau eselon yang bakal memberikan kebijakan penting dalam negara.

Artinya, kehadiran mereka dalam rapat bersama anggota dewan tidak diperlukan.


“Namanya juga khusus, staf khusus gimana? Kalau mereka ikut rapat komisi itu saya usir itu. Rapat dengan menteri wajib didukung pejabat eselon satu. Dia (stafsus) bukan eselon,” tegas Bambang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu lantas menyinggung perilaku Andi Taufan Garuda Putra saat masih menjabat stafsus. Bos Amartha itu menyurati camat di Indonesia dengan surat berkop Sekretarian Kabinet.

Menurutnya, sekalipun niatnya baik untuk menyelesaikan masalah, tapi bersurat ke camat bukan tupoksi dari seorang stafsus.

“Jadi kalau orang menyelesaikan diri sendiri itu omong kosong, itu bodoh, kurang pengetahuan organisasinya. Orang-orang yang tidak merasakan organisasi. Wis pas dimintai beri masukan, dia malah eksekusi,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya