Berita

Nyamuk yang menularkan malaria/Net

Kesehatan

Waspada, Malaria Bisa Menular Dan Gejalanya Sama Dengan Covid-19

SENIN, 27 APRIL 2020 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Pencegahan dan Pengendalian penyakit Tular Vektor dan Zoonosis Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan gejala yang terjadi pada pasien Covid-19 ternyata juga memiliki beberapa gejala yang mirip dengan malaria, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot.
Malaria pun sangat menular.

Untuk itu, prosedur pencegahan malaria pun mengacu pada protokol pencegahan Covid-19. Seseorang yang memiliki penyakit malaria akan semakin memperberat kondisinya saat ia juga terinfeksi virus corona.

''Penderita malaria dapat terinfeksi penyakit lainnya termasuk Covid-19,” ungkapnya, bertepatan dengan Hari Malaria Sedunia, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.

''Penderita malaria dapat terinfeksi penyakit lainnya termasuk Covid-19,” ungkapnya, bertepatan dengan Hari Malaria Sedunia, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.

Sama seperti halnya penanggulangan Covid-19, setiap petugas yang melakukan layanan malaria diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar protokol pencegahan Covid-19.

Masyarakat diimbau agar menjaga jarak fisik, memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan lebih dari 5 orang serta menggunakan kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk.

Pemeriksaan diagnostik malaria di tengah pandemic Covid-19 juga harus dilakukan dengan Tes Cepat (RDT) dan pasien dapat segera diberikan pengobatan bila hasil pemeriksaan RDT positif.

''Ingat Klorokuin yang digunakan saat pandemi Covid-19 bukan obat Malaria lagi, sehingga bila sakit malaria minum obat anti malaria sesuai aturan. Untuk itu perencanaan kebutuhan logistik terutama RDT dan obat anti malaria (OAM) disiapkan mencukupi sampai 2-3 bulan ke depan di fasilitas Pelayanan Kesehatan,'' terangnya.

Sama seperti Covid-19, malaria merupakan salah satu penyakit menular yang berdampak kepada penurunan kualitas sumber daya manusia.

''Penyebaran malaria tidak mengenal batas wilayah administrasi, maka membebaskan masyarakat dari malaria (eliminasi malaria) memerlukan komitmen global, regional dan nasional,'' ujar Nadia.

Kasus malaria terutama bagi wilayah penyebaran, dapat menimbulkan berbagai masalah sosial dan ekonomi bahkan berpengaruh terhadap ketahanan nasional.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya