Berita

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo/Net

Politik

Mentan: Neraca Pangan Kita Cukup Bagus, Stok Beras Tersedia 15 Juta Ton

SENIN, 27 APRIL 2020 | 00:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jaminan ketersediaan pangan di tengah wabah Covid-19 merupakan tugas utama pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, wabah virus corona baru ini merupakan tantangan yang harus dihadapi, solusi kesehatan harus juga bisa dijamin dari hadirnya food security untuk rakyat.

“Itu menjadi tugas saya bersama seluruh jajaran pemerintahan, tidak hanya Kementerian Pertanian, tetapi semua harus bersama-sama mempersiapkan ketahanan pangan kita agar 267 juta orang terjamin makannya untuk menghadapi semua tantangan kehidupannya, termasuk tantangan Covid-19,” beber Yasin Limpo lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (26/4).


Dari neraca pangan nasional, jelasnya, Indonesia memiliki neraca yang cukup bagus dan dapat dikatakan terkendali dengan baik. Sebab semuanya cukup tersedia dari hasil pertanian di seluruh Indonesia.

“Kami memulai dengan tiga opsi pendekatan. Pendekatan yang optimis, ada pendektaan moderat, dan pendekatan pesimis melihat seperti apa eksisting dari lahan-lahan pertanian bisa gabah, kemudian diproses menjadi beras dan distribusi masuk ke pasar-pasar untuk menjamin konsumsi rakyat yang ada,” jelasnya.

Dari neraca pangan pada Februari, pemerintah masih punya stok pangan yang cukup besar. Dia mendata, sedikitnya kurang lebih 3,5 juta ton. Kemudian pada Februari itu ada perkiraan produksi beras dan sawah di Indonesia berproduksi hampir 12,4 juta atau 12 juta lebih.

“Kalau begitu ada produksi 12 juta, ada stok di Bulog dan di penggilingan kurang lebih menjadi 15 juta (ton),” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya