Berita

Presiden Jokowi bersam Belva Devara/Net

Politik

Pengamat: Mundurnya Belva Devara Dan Andi Taufan Momentum Bubarkan Stafsus

SABTU, 25 APRIL 2020 | 21:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tepat disaat penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19), Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda Putra mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Sebagaimana santer kabar beredar, keluarnya Belva Devara dari gerbong pemerintahan dikarenakan polemik keterlibatan Ruang Guru dalam Program Kartu Prakerja.

Sementara mundurnya Andi Taufan, diketahui karena muncul polemik surat berkop kenegaraan yang ditujukan ke Camat di daerah. Tapi dalam surat itu, ia turut mencatut nama perusahaannya, Amartha, di dalam surat yang berjudul sosialisasi program pencegahan Covid-19.


Menurut Pengamat Politik dari Universitas Nasional (UNAS), Andi Yusran, fenomena mundurnya dua Stafsus Jokowi ini menjadi momentum yang tepat, untuk membubarkan struktur kelembagaan Stafsus milenial yang ada saat ini.

"Mundurnya kedua staf khusus tersebut menjadi momentum untuk membubarkan staf khusus Presiden," ujar Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/4).

Bukan cuma karena momentum yang tepat, tapi Andi Yusran punya pertimbangan yang bersifat urgent, sehingga Stafsus Milenial harus segera dibubarkan.

"Sesungguhnya staf khusus tersebut tidaklah urgent untuk ditempatkan di sisi lembaga kepresidenan, karena tugas-tugas khusus kepresidenan bisa dilaksanajan oleh Watimpres," papar Andi Yusran.

"Tinggal lagi bagaimana struktur intenal Watimpres diisi oleh beberapa orang milenialis. Ini saya kira postur yang lebih simple dan lebih produktif," tambahnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya