Berita

Peradi beri bantuan APD untuk rumah sakit dan Puskesmas/Istimewa

Kesehatan

Gotong Royong Peduli Covid-19, Peradi Bagi-bagi APD Ke Sejumlah Rumah Sakit

JUMAT, 24 APRIL 2020 | 23:55 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kepedulian terhadap pandemik virus corona baru (Covid-19) ditunjukkan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di bawah kepemimpinan Juniver Girsang dengan mengumpulkan donasi untuk para tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan pasien Covid-19.

Bantuan dalam bentuk alat kesehatan, seperti alat pelindung diri berupa baju hazmat, masker medis, faceshield, handsanitazer, dan aerosol boks.

Donasi alat pelindung diri disalurkan melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Rumah Sakit Fatmawati, RSPAD Gatot Subroto, rumah sakit di Cibinong, Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor, Sukabumi, dan Tabanan Bali.


"32 klinik dan Puskesmas yang berada di wilayah Jabodetabek dan Manggarai NTT serta para petugas makam protokol Covid-19," ujar Juniver dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4).
 
Juniver menjelaskan, gerakan gotong royong dilakukan sebagai bentuk komitmen Peradi dalam memberikan dukungan penuh kepada tenaga medis Indonesia dalam menangani pasien Covid-19 yang kini sudah menyebar di seluruh provinsi di Indonesia.  

"Selain donasi kepada para tenaga medis, Peradi yang memiliki anggota yang tersebar di seluruh Indonesia juga ambil bagian dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan kampanye kesehatan kepada anggotanya dan masyarakat umum melalui media massa dan sosial," ujarnya.

Peradi juga menerbitkan surat imbauan tertanggal 18 Maret 2020 dan Surat Edaran DPN PERADI 01/DPN.PERADI/IV/SE/2020, tertanggal 13 April 2020 tentang Protokol Komunikasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19 untuk anggota Peradi.

"Diharapkan seluruh anggota Peradi berikut anggota keluarganya selalu menerapkan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga jarak, menggunakan masker apabila keluar rumah, sering mencuci tangan dan mengikuti protol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya