Berita

Jurubicara Penanganan Virus Corona Baru (Covid-19), Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Pemerintah Akui Lonjakan Pasien Corona Bikin Beban Makin Berat

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertambahan jumlah pasien positif virus corona baru atau Covid-19 diakui menjadi beban tersendiri. Hal itu merujuk pada beban yang kini diampu rumah sakit rujukan Covid-19.

"Semakin banyak pasien yang dirawat semakin berat beban kita, baik untuk menurunkan jumlah yang sakit atau pun menurunkan yang meninggal karena Covid-19," kata Jurubicara Penanganan Virus Corona Baru (Covid-19), Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (23/4).

Achmad yang juga menjabat sebagai Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini pun mengajak masyarakat untuk sadar dalam menjaga diri sendiri.


"Lawan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas diri, sabar, tenang, tidak panik, istirahat yang cukup dan teratur. Sekali lagi jaga jarak, pakai masker, cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir," beber Achmad Yurianto.

"Mari kita bergotong-royong dan bersatu melawan Covid-19 dari pusat sampai daerah dengan tetap di rumah," sambungnya.

Hingga Kamis (23/4) hari ini, jumlah kasus positif corona telah mencapai 7.775 orang. Sementara yang meninggal dunia 647 orang, dan yang sembuh 960 orang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya