Berita

Aktivis lingkungan, Tangguh Sipria Riang/Ist

Nusantara

Terimakasih Covid-19, Bumi Kembali Bersih

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tepat pada tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi sedunia. Memperingati peristiwa 20 juta rakyat Amerika Serikat turun ke jalan mengecam kerusakan lingkungan pada 22 April 1970.

Pegiat Sosial dan Lingkungan, Tangguh Sipria Riang mengatakan, kondisi saat ini tidak jauh berbeda dengan peristiwa 50 tahun lalu. Hanya saja saat di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) seluruh umat manusia berdiam di rumah.

"Kini, 50 tahun berlalu. Aksi serupa juga terjadi. Bahkan lebih dahsyat. Melibatkan miliaran rakyat dari seluruh dunia. Bedanya, mereka tidak turun ke jalan. Hanya di rumah saja. Untuk satu tujuan, menyehatkan bumi," demikian kata Tangguh, Kamis (13/4).


Menurut Tangguh, aksi massal yang dilakukan saat ini menjadi kado terbaik bagi bumi, termasuk segala makhhluk di dalamnya.

"Tepat saat peringatan emas. Bumi kembali bernapas. Bernapas lega tanpa polusi. Tak lama berselang. Beredar foto-foto kota di dunia. Jalanan lengang. Langit dan sungai kembali bersih. Ikan-ikan kembali terlihat di Venezia. Bahkan, ada yang berkelakar, "Bumi terlihat dari Bekasi."," demikian urai Tangguh.

Pria yang juga jurnalis ini menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Jepang beberapa bulan lalu.  Ia menikmati kebersihan sungai di Sumida. Sungai di Tokyo itu selain menjadi kanal drainase juga menjadi tempat indah saat malam hari.

"Saat malam hari di Sumida. Tokyo Skytree gagah berdiri. Simbol bangunan tertinggi. Tampak juga jembatan Pelangi (Rainbow Bridge) Odaiba dan jembatan Kachidoki. Berpijar, efek lampu-lampu LED warna-warni," demikian cerita Tangguh.

Saat berada di tepi Sungai Sumia itu, ia mengaku betah karena nyaris tidak ada ada nyamuk dam airnya juga tidak berbau.

"Jangan-jangan, nyamuknya sudah direlokasi. Dari bantaran sungai ke Rusun? Entahlah.," demikian kata Tangguh yang takjub dengan kondisi sungai di Jepang terawat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya