Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Saya Perintahkan Angkatan Laut AS, Tembak Jatuh Dan Hancurkan Kapal Perang Iran Jika Mereka Lecehkan Kami Di Laut

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 06:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginstruksikan kepada militer AS untuk menyerang dan menghancurkan kapal Iran mana pun yang mengganggu kapal-kapal Angkatan Laut AS.

"Saya telah menginstruksikan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menembak jatuh dan menghancurkan setiap dan semua kapal perang Iran jika mereka melecehkan kapal kami di laut," kata Trump di Twitter.

Pernyataan itu dikeluarkan beberapa jam setelah Teheran meluncurkan satelitnya.


Pada pekan lalu sekitar 11 speedboat kecil Korps Revolusi Pengawal Iran bersenjata mengerumuni kapal-kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS di perairan internasional di Teluk utara.

Insiden itu terjadi ketika kapal-kapal AS terlibat dalam latihan sebagai bagian dari patroli mereka di wilayah tersebut.

Dalam peristiwa itu, tidak ada penembakan, tetapi Pentagon mengatakan Iran cukup bertindak yang membahayakan bahkan menjadi provokatif yang berisiko tabrakan atau lebih buruk.

Kapal-kapal Korps Pengawal Revolusi Iran itu telah berulang kali melintasi busur dan buritan kapal AS, bahkan dengan jarak yang sangat dekat dan kecepatan tinggi. Mereka datang pada satu titik dalam jarak 10 yard (sembilan meter) dari busur satu, melansir Arab News, Rabu (22/4).

Mereka mengabaikan peringatan dari kapal AS. Kapal-kapal IRGC Navy yang jauh lebih kecil itu terus mengerubungi kapal AS dan baru bubar setelah ada peringatan dari komunikasi radio.

Sebaliknya, Pengawal Revolusi telah menuduh Angkatan Laut AS bertidak tidak profesional dan provokatif,  yang telah mengganggu latihan mereka sendiri, menurut Mehr News Agency.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya