Berita

Penyemprotan disinfektan di Semper Barat/Ist

Nusantara

Lawan Covid-19, KPN Semprotkan Disinfektan Di Permukiman Semper Barat

RABU, 22 APRIL 2020 | 22:57 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Komite Penggerak Nawacita (KPN), melakukan aksi penyemprotan disinfektan di kawasan permukiman Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (22/4).

Ketua RT09/RW 01, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Chairul mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud tindakan kongkret perang melawan Covid-19.

"Sebagai bagian dari kampung Siaga Covid-19, kami berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kawasan pemukiman kami," kata Chairul.


Pihaknya pun mengaku terus menyosialisasikan protokol melawan pandemik Covid-19 kepada masyarakat, seperti melakukan social distancing, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker saat keluar rumah.

Selain penyemprotan disinfektan, kegiatan tersebut juga dilakukan dengan membagikan hand sanitizer, masker, serta brosur yang berisi pengetahuan virus Covid-19 kepada warga.  

Sementara itu, aktivis KPN yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Jakarta, Chaerudin Ambong menjelaskan, penyemprotan ini sebagai bagian dari program Kampung Siaga Covid-19.

Setidaknya, ada 25 kampung Siaga Covid-19 yang sudah dibentuk di seputaran Jabodetabek. Program Kampung Siaga juga diharapkan mendorong solidaritas dan gotong-royong warga untuk mengantisipasi penyebaran virus dan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

"KPN juga membentuk kantong-kantong lumbung pangan di kampung Siaga Covid-19. Lumbung ini menjadi tempat penampungan kebutuhan pangan yang nantinya akan didistribusikan kepada warga di kawasan kampung siaga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemik virus Covid-19," ujar Ambong.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya