Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Memenuhi Syarat Dimakzulkan Karena Tidak Kunjung Turunkan Harga BBM

RABU, 22 APRIL 2020 | 13:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kedudukan Presiden Joko Widodo dinilai berbahaya jika tidak menurunkan harga BBM yang dianggap melanggar UU APBN dan Peraturan Menteri ESDM 27/2016.

Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, mengatakan, dengan turunnya harga minyak dunia sejak awal tahun, seharusnya pemerintahan Jokowi juga menurunkan harga BBM di Indonesia. Terlebih, saat ini masyarakat sangat terbebani dengan pandemik Covid-19.

"Terkait dengan tidak diturunkannya harga BBM jelas pemerintah selain melanggar UU APBN, karena dalam UU APBN jelas pemerintah diwajibkan memberi subsidi, akan tetapi dengan harga BBM sekarang pemerintah sudah tidak memberikan subsidi justru sudah mengambil untung atas penjualan BBM yang terus turun," ucap Saiful Anam kepada redaksi, Rabu (22/4).


Menurutnya, karena harga BBM tidak kunjung turun, kedudukan Jokowi akan berbahaya lantaran dapat diimpeachment alias dimakzulkan.

"Jangan lupa hal tersebut bisa membahayakan kedudukan Presiden sebagai kepala pemerintahan yang secara konstitusional dapat dikatakan memenuhi syarat untuk dilakukan impeachment," tegas Saiful.

Saiful pun mengaku heran dengan pemerintahan Jokowi yang gerak cepat jika menaikkan harga BBM. Hal tersebut berbanding terbalik jika harga minyak dunia turun, tidak langsung menurunkan harga BBM.

"Kenapa kalau turun (harga minyak dunia) justru susah sekali untuk menurunkan (harga BBM)? Padahal sejatinya BUMN itu bukan bertujuan untuk profit oriented tapi lebih kepada public services," tutupnya.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya