Berita

Presiden RI, Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in/Net

Dunia

Via Telepon, Jokowi Dan Presiden Moon Jae-in Bahas Pemilu Hingga Penanganan Wabah

RABU, 22 APRIL 2020 | 08:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan panggilan telepon dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in pada Selasa (21/4).

Dalam perbincangan keduanya yang berlangsung selama 20 menit, Jokowi mengucapkan selamat kepada Moon karena partainya, Partai Demokratik, berhasil memenangkan pemilihan parlemen pada Rabu (15/4). Di mana partai tersebut memenangkan 180 dari 300 kursi di Majelis Nasional.

Menurut jurubicara Cheong Wa Dae (Gedung Biru), Kang Min-seok, Jokowi menyampaikan, kemenangan Partai Demokratik tidak lain sebagai hasil kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan Moon.


Atas ucapan yang disebut sebagai "ucapan selamat teman sejati" tersebut, Moon mengungkapkan terima kasihnya. Moon mengatakan, pemilihan nasional di Korea Selatan bisa berlangsung dengan aman karena jumlah kasus virus corona baru di sana sudah turun secara signifikan.

Merespons hal tersebut, Jokowi pun berharap bisa berbagi pengalaman dengan Korea Selatan untuk melawan Covid-19, melansir Korea Herald.

Hal tersebut diterima dengan tangan terbuka oleh Moon. Ia mengatakan, Korea Selatan selalu berkomitmen untuk membentuk kerja sama dan solidaritas dengan komunitas internasional dalam mengatasi pandemik.

Moon bahkan mengatakan Korea Selatan akan mempertimbangkan untuk memberi Indonesia bantuan kemanusiaan sebagai mitra khususnya. Sebelumnya, Korea Selatan sendiri sudah mengirim produk-produk seperti test kit dan disinfektan pada Indonesia.

Dalam perbincangan tersebut, kedua kepala pemerintahan itu juga sepakat untuk mengimplementasikan perjanjian terkait ekonomi.

Moon berhadap bisa memperkuat kemitraan pada industri perdagangan dan proyek relokasi modal dengan menerapkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) bilateral sesegera mungkin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya