Berita

Jubir penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Repro

Kesehatan

Pemeriksaan PCR Covid-19 Sudah 50.370 Sampel, Dinyatakan Negatif 39.038 Orang

SELASA, 21 APRIL 2020 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Melalui 37 Laboratorium yang memiliki fasilitas biosafety level 2+, pemerintah sudah memeriksa 50.370 penduduk Indonesia terkait infeksi virus corona baru (Covid-19).

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menerangkan, dari total penduduk yang diperiksa, baru sebanyak 46.173 orang yang didapatkan hasilnya.

"Dari 46.173 orang, terdapat hasil positif sebanyak 7.135, sementara yang hasil negatif 39.038 orang," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang disiarkan dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/4).


Adapun berdasarkan data Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 yang dihimpun dari 34 Provinsi dan 257 Kabupaten/Kota terdampak, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat bertambah menjadi 16.763 orang.

Sementara untuk masyarakat yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 186.330 orang.

"Angka inilah yang kemudian akan kita jadikan prioritas untuk pengecekan laboratorium," pungkas Achmad Yurianto.

Sebagai informasi, pada Selasa (21/4) hari ini, pasien konfirmasi positif corona sudah sebanyak 7.135 orang, kasus sembuh 842 orang, dan kasus meninggal 616 orang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya