Berita

Kapal Coast Guard China/Net

Dunia

Ketika Negara Lain Fokus Tangani Covid-19, China Mulai Manfaatkan Peluang Di Laut China Selatan

SELASA, 21 APRIL 2020 | 15:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19), China masih terus melakukan tindakan konfrontatif di Laut China Selatan.

Dikatakan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, segala upaya untuk menolak kedaulatan China yang sudah ditakdirkan di Laut China Selatan akan gagal, melansir Sputnik, Selasa (21/4).

Pernyataan itu muncul setelah Vietnam mengajukan klaim protes pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas upaya China yang meningkatkan kehadiran di Laut China Selatan.


Di mana sengketa Laut China Selatan sendiri juga melibatkan Filipina, Brunei, Malaysia, dan Taiwan.

Pada Selasa (14/4), kapal Haiyang Dizhi 8 milik China terlihat berada di sekitar 158 km di lepas pantai Vietnam. Kapal tersebut diapit kapal-kapal Coast Guard China dan diikuti oleh setidaknya tiga kapal Vietnam.

Menurut jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, kapal Haiyang Dizhi 8 sedang melakukan "kegiatan normal" di perairan yang dikelola oleh China. Sementara menurut Kementerian Luar Negeri Vietna, pihaknya terus memantau kagiatan kapal tersebut.

Seiring dengan insiden tersebut, Hanoi mengajukan protes diplomatik atas tudingan menabrak dan menenggelamkan kapal nelayan Vietna, oleh Coast Guard China di Laut China Selatan pada awal bulan ini.

China berdalih, hal tersebut dilakukan karena kapal Vietnam memasuki perairan China secara ilegal. China juga mengklaim bahwa kapal tersebut bertabrakan dengan kapal China Haijing 4301 setelah melakukan "tindakan berbahaya".

Menyikapi hal tersebut, Departemen Luar Negeri AS menyatakan keprihatinannya dan mendesak Beijing untuk tetap fokus pada upaya memerangi pandemik Covid-19, alih-alih mengeksploitasi kerentaanan negara lain untuk memperluas klaimnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya