Berita

Politisi Partai Demokrat, Jansen Sitindaon/Net

Politik

Jokowi Jangan Cepat Panas Dengan Impeachment, Jansen Sitindaon: Masak Dukungan 80 Persen Parlemen Takut Tagar?

SENIN, 20 APRIL 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gerakan tagar Impeachment Jokowi belakangan ramai di media sosial. Netizen yang menyuarakan tagar tersebut, karena tidak puas dengan penanganan Covid-19 di bawah pemerintahan Presiden Jokowi.

Wakil ketua Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa menyatakan bahwa keberadaan tagar tersebut berlebihan bila dikaitkan dengan Perppu 1/2020 tentang penanganan wabah corona.

Desmond menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada pembahasan di DPR terkait Perppu itu.


Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon turut angkat bicara terkait ramainya wacana impeachment Presiden Joko Widodo.

Jansen meminta rezim pemerintahan Jokowi tidak takut dengan gerakan tagar pemakzulan itu.

Politisi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat itu menceritakan pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga muncul gerakan yang sama. Meski demikian SBY menyikapi dengan santai.

"Dulu ada gerakan "Gulingkan SBY" "Cabut Mandat SBY" dan lain-lain. Pak @SBYudhoyono santai saja," demikian cuitan Jansen, sesaat lalu, Senin malam (20/4).

Lebih lanjut Jansen meminta pemerintahan Jokowi untuk tidak cepat panas dengan gerakan yang disuarakan netizen. Terlebih, kata Jansen, pemerintahan Jokowi didukung 80 persen kursi di parlemen.

"Di era demokrasi kuping penguasa dan pendukungnya itu tak boleh cepat panas. Masak dukungan diparlemen 80 persen takut dengan Tagar? Aneh! Selama bekerja dalam koridor konstitusi harusnya santai aja bro," demikian cuitan Jansen. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya