Berita

Halaman Masjid Central Jamia Digunakan untuk Penyimpnana Jenazah Sementara/Net

Dunia

Korban Bertambah, Inggris Gunakan Masjid Central Jamia Ghamkol Sharif Untuk Menyimpan Jenazah Sementara

SENIN, 20 APRIL 2020 | 17:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris mulai kewalahan menangani lusinan peti mati yang semakin hari semakin menumpuk di rumah sakit.

Rumah-rumah duka di Inggris sudah terlalu penuh tidak bisa menampung lagi, sebab peti masih yang ada harus menunggu antrean untuk pemakaman.

Pemerintah Inggris pun  meningkatkan kapasitas kamar jenazah hingga 30 ribu ruang.


Sementara, pemerintah lokal harus melakukan penyesuaian dengan menyiapkan  gedung-gedung di wilayahnya yang bisa digunakan sebagai lokasi penyimpanan peti mati sementara.

Gedung-gedung itu sebaiknya berada tidak jauh dari fasilitas milik  Badan Pelayanan Nasional Kesehatan Inggris (NHS) ataupun tempat penyimpanan peti mati lainnya.

Masyarakat Inggris secara terbuka memberikan dukungan kepada NHS dan para stafnya yang saat ini sedang berjuang memerangi virus corona dan mengurusi banyak korban bahkan sampai ke pemakamannya.

Lokasi yang digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara jenazah salah satunya adalah  Masjid Central Jamia Ghamkol Sharif di Small Heath, Birmingham.

Masjid itu membiarkan NHS menggunakan lapangan parkirnya sebagai tempat penyimpanan jenazah sementara, melansir Daily Mail, Senin (20/4).

Mereka bisa menyimpan hingga 150 jasad dalam satu waktu. Tempat ini diyakini menjadi yang pertama untuk melakukan perubahan fungsi bangunan.

Masjid di wilayah Midlands Barat itu memasang tenda khusus penanganan COVID-19. Di dalamnya ada lima lemari es.  

Penambahan ruang penyimpanan mayat di masjid ini seiring dengan tingkat kematian muslim akibat Covid-19 yang cukup tinggi.

"Kami melakukan ini karena tingginya kematian muslim akibat virus corona serta untuk orang-orang di wilayah Midland Barat," kata takmir masjid sekaligus relawan virus corona, Mohamad Zahid.

Jenazah-jenazah yang akan disimpan berasal dari rumah sakit dan akan dimasukkan lemari es sebelum dimakamkan secara Islami.

"Setiap kulkas bisa menyimpan 50 jenazah dan total keseluruhan terdapat ruang untuk 150 mayat," sambung Zahid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya