Berita

Pusat perbelanjaan di Korea Selatan yang baru dibuka sejak pandemik/Net

Dunia

Laporkan 13 Kasus Baru, Korea Selatan Mulai Buka Taman Hingga Pusat Perbelanjaan

SENIN, 20 APRIL 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Korea Selatan sudah mulai kembali bekerja. Pusat perbelanjaan, taman, dan beberapa restoran sudah terlihat dibuka dan dipenuhi pengunjung pada akhir pekan.

Pemerintah memang sudah melonggarkan aturan jarak sosial dengan terus menurunnya jumlah kasus baru di negeri ginseng tersebut.

Pemulihan Korea Selatan dari wabah virus corona baru (Covid-19) memang terbilang cepat. Beberapa negara bahkan memperpanjang status penbguncian di mana kota-kota metropolitan tetap ditutup dan semua orang harus tinggal di rumah.


Korea Selatan, dilaporkan Reuters pada Senin (20/4), menjadi negara pertama setelah China yang mulai menata kembali kehidupan normalnya.

"Saya adalah anggota klub sepakbola komunitas dan pergi bermain pada hari Sabtu untuk pertama kalinya dalam dua bulan," kata seorang insinyur pembangkit listrik yang tinggal di Seoul, Kim Tae-hyung.

"Kami mengenakan topeng saat kami bermain, masih khawatir tentang coronavirus, tetapi cuacanya bagus dan saya merasa sangat segar," tambahnya.

Kendati tren penurunan kasus terus dipertahankan, Korea Selatan tetap memperpanjang kebijakan jarak sosial selama 16 hari pada Minggu (19/4).

Keputusan ini bertujuan untuk secara hati-hati membuka kembali ekonomi terbesar keempat di Asia iru karena infeksi harian masih mucul, yang sebagian besar merupakan kasus impor.

Kementerian pertahanan juga mengatakan pada Senin bahwa militer sedang melanjutkan pemeriksaan medis untuk para kandidat sambil mempertimbangkan pengurangan pembatasan perjalanan dan kunjungan tamu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 13 kasus baru pada hari Senin, sehari setelah membukukan hanya delapan kasus baru, angka tunggal tunggal pertama yang meningkat sejak puncak 28 Februari di 909.

Otoritas kesehatan pun mendesak warga untuk tetap waspada, memperingatkan adanya kluaster baru yang bisa muncul kapan saja, terutama setelah Korea Selatan mengadakan pemilihan nasional pertamanya sejak pandemik pada pekan lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya