Berita

Unjuk rasa anti-Netanyahu/Net

Dunia

Corona Tak Hentikan Para 'Anti-Netanyahu' Turun Ke Jalan, Warga Israel: Selamatkan Demokrasi!

SENIN, 20 APRIL 2020 | 09:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel bergejolak. Pandemik virus corona baru (Covid-19) yang telah merenggut lebih dari 160 ribu nyawa nyatanya tak membuat gentar para pengunjuk rasa yang disebut dengan "anti-Netanyahu".

Sesuai dengan sebutannya, ribuan warga Israel menentang kekuasaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sembari mengenakan masker dan tetap menjaga jarak fisik dua meter antar pengunjuk rasa, mereka mengibarkan bendera hitam pada Minggu (19/4).


Di bawah pembatasan gerak pemerintah Israel, warga memang diperbolehkan untuk melakukan demonstrasi dengan tetap menjaga jarak dan mengenakan masker.

Di bawah panji "Selamatkan Demokrasi", para pengunjuk rasa meminta Benny Gantz untuk tidak bergabung dalam koalisi yang dipimpin oleh seorang perdana menteri yang mereka sebut telah melakukan korupsi.

Berdasarkan laporan dari jurukamera Reuters, setidaknya ada ribuan pengunjuk rasa yang melakukan aksi di Lapangan Rabin, Tel Aviv. Sementara sebuah media lokal menyebut, jumlah tersebut berkisar 2.000 orang.

Selama ini, Netanyahu yang didakwa pidana atas tiga tuduhan kasus korupsi tengah melakukan negosiasi untuk menciptakan pemerintahan persatuan bersama Gantz.

Itu dilakukan untuk mengakhiri satu tahun kebuntuan politik setelah tiga pemilihan umum yang tidak memberikan hasil.

Gantz yang selama ini mengkampanyekan pemerintahan bersih dikatakan bersedia untuk membentuk pemerintahan dengan Netanyahu agar Israel bisa lebih fokus menangani pandemik Covid-19.

Hingga saat ini, Israel sendiri telah melaporkan lebih dari 13 ribu kasus dengan 172 orang meninggal dunia.

Pemerintah juga telah memberlakukan kuncian parsial dan menerapkan aturan tinggal di rumah. Pemerintah juga sudah menutup bisnis yang membuat 26 persen pekerja menganggur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya