Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

COVID-19

Infeksi Virus Corona Merosot, Israel Yakin Longgarkan Pembatasan

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 15:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan dan penguncian di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang saat ini terjadi. Langkah itu diambil mulai akhir pekan ini (Minggu, 19/4).

Salah satu bentuk pelonggaran pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Israel adalah dengan mengizinkan sejumlah kantor, sektor bisnis untuk kembali dibuka.

Selain itu, pemerintah Israel juga mengizinkan tingkat kehadiran pegawai di kantor meningkat menjadi 30 persen dari semula 15 persen.


Langkah pelonggaran lain yang dilakukan adalah dengan mengizinkan warga Israel bepergian ke toko bahan makanan, apotek, dan beberapa tempat kerja. Selain itu, mereka juga diizinkan untuk jalan keluar rumah dengan jarak maksimal 500 meter.

Meski demikian, penggunaan masker dan aturan jaga jarak sosial masih diberlakukan. Pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar juga akan tetap ditutup saat ini. Sekolah, kecuali kelas pendidikan khusus terbatas, akan tetap ditutup.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, langkah itu diambil setelah pihaknya melihat ada perlambatan dalam tingkat infeksi virus corona di Israel setelah penguncian ketat dilakukan sejak 14 Maret lalu.

Sejak saat itu, perkatoran dan sekolah ditutup. Selain itu, masyarakat juga didesak untuk tinggal di dalam rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Di satu sisi, penguncian itu secara drastis menurunkan tingkat infeksi virus corona di Israel. Namun di sisi lain, penguncian telah menghancurkan ekonomi Israel, karena aktivitas ekonomi mandek dan menyebabkan angka pengangguran melonjak hingga 25 persen.

Namun setelah langkah pembatasan ketat selama sebulan lebih terakhir, Netanyahu pada Sabtu (18/4) mengklaim bahwa Israel berhasil melawan virus corona.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi nasional Israel, dia menjelaskan bahwa Israel telah berhasil dalam misinya sejauh ini dalam memerangi pandemi virus corona.

"Hasil baik kami memungkinkan kami hari ini untuk mulai mengambil langkah-langkah ke arah yang berlawanan, bukan pengetatan, tetapi pelonggaran," kata Netanyahu, seperti dimuat Reuters.

Per akhir pekan ini, Israel telah melaporkan sedikitnya 164 kematian dan hampir 13.300 kasus infeksi virus corona.

Menurut data Kementerian Kesehatan Israel, tingkat infeksi di Israel umumnya menurun selama dua minggu terakhir.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya