Berita

Institut Virologi Wuhan/Net

Dunia

Jawab Gonjang-ganjing Virus Corona Dari Kebocoran Lab, Direktur Institut Virologi Wuhan: Tidak Mungkin!

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak Institut Virologi Wuhan akhirnya merespons rumor yang menyatakan virus corona baru (Covid-19) berasal dari kebocoran laboratorium di sana.

Dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah dimuat kembali oleh CNA pada Minggu (19/4), Direktur Institut Virologi Wuhan, Yuan Zhiming menyanggah klaim bahwa laboratorium dengan tingkat keamanan tertinggi tersebut menjadi sumber pandemik.

Yuan mengatakan bahwa mustahil virus corona baru berasal dari laboratoriumnya. Pasalnya, tidak ada satupun stafnya yang terinfeksi virus tersebut.


Ia juga mengatakan telah memberikan penjelasan mengenai hal tersebut pada Februari dan telah berbagi informasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak Januari.

Menurutnya, saat ini, pihaknya pun tengah melakukan penelitian terkait dengan virus yang juga dicurgai berasal dari pasar makanan laut Wuhan itu.

"Saya tahu itu tidak mungkin," sanggah Yuan.

"Sebagai orang yang melakukan studi virus, kami jelas tahu jenis penelitian apa yang dilakukan di institut dan bagaimana institut mengelola virus dan sampel," tambahnya menjelaskan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, jangan karena virus corona baru pertama kali diidentifikasi di Wuhan, maka dikaitkan dengan laboratorium P4  yang sangat ketat. Media pun, katanya, selalu membuat arus menyesatkan.

Ia kemudian memberikan contoh laporan dari Washington Post dan Fox News yang mengutip sumber-sumber anonim untuk menyuarakan kekhawatiran bahwa virus corona, secara sengaja atau tidak, muncul dari Institut Virologi Wuhan.

Yuan mengatakan laporan-laporan itu seluruhnya didasarkan pada spekulasi tanpa bukti atau pengetahuan.

Sebelumnya, kabar virus corona baru muncul dari lab Wuhan kembali disuarakan oleh Amerika Serikat. Di mana Menteri Luar Negeri Mike Pompeo meminta China untuk memberikan transparansinya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya