Berita

Poster acara doa bersama DPP Hanura/Repro

Politik

Hanura Akan Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa Dari Covid-19

SABTU, 18 APRIL 2020 | 20:47 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura akan menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dari pandemik virus corona baru (Covid-19) yang menimpa Indonesia dan negara lainnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Selasa, (21/4) pukul 19.30 WIB sampai selesai. Doa bersama ini melibatkan pengurus DPP, DPD, DPC, PAC, hingga seluruh kader dan simpatisan Partai Hanura di Tanah Air.

"Melibatkan banyak orang dari rumah masing-masing, menggunakan teknologi komunikasi online. Sehingga tidak ada pengumpulan orang secara fisik," terang Arwani Syaerozi, Ketua Panitia Pengarah sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Agama dan Sosial Masyarakat DPP Partai Hanura dalam siaran persnya, Sabtu (18/4).


Arwani menjelaskan, ada enam tokoh pemuka agama yang akan memimpin doa. Mereka mewakili tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

"Seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Hanura lintas Agama akan khusyu’ mengamini lantunan doa. Diharapkan menjadi ikhtiar batin untuk keselamatan bangsa Indonesia dari wabah corona," papar Ketua Pengarah Satgas Covid-19 DPP Hanura itu.

Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa ini akan ditayangkan live streaming di Youtube dan media-media sosial DPP Partai Hanura.

Dalam kegiatan keagamaan berskala nasional ini, Ketua Umum DPP Partai Hanura Dr. H. Oesman Sapta Odang (OSO) dijadwalkan menyampaikan sambutan dan maklumat untuk seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Hanura di Tanah Air.

Kemudian, kegiatan ditutup oleh Gede Pasek Suardika selaku Sekjend DPP Partai Hanura.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya