Berita

Stephen Moore/Net

Dunia

Penasihat Ekonomi Trump: Harusnya Amerika Sudah Membuka Lockdown Sejak Dua-Tiga Minggu Lalu

SABTU, 18 APRIL 2020 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) mestinya sudah mencabut penguncian, dan beberapa wilayah dengan jumlah kasus virus corona yang lebih kecil, seperti Idaho, Nebraska, dan Iowa, seharusnya sudah mencabut pembatasan.

Pengamat ekonomi AS, Stephen Moore, mengatakan pemerintah terlalu lama menunggu memulai kembali mesin ekonomi Amerika.

"Saya pikir benar-benar berpikir, kita harus memulai ini satu atau dua minggu yang lalu," kata Moore, melansir CBS News, Sabtu (18/4).


Sebelumnya, pada Selasa lalu, Presiden AS Donald Trump telah menunjuk Moore untuk bertugas di dewan eksekutif bisnis dan ekonomo untuk memberi nasihat tentang cara merevitalisasi ekonomi negara yang terpukul.

"Saya pikir kita terlalu condong ke arah menutup pergerakan ekonomi untuk mencoba menyelamatkan setiap nyawa, tidak menyadari bahwa kita yang menyebabkan kesulitan besar bagi warga negara. Sekali lagi, orang-orang di bagian bawah dan bisnis, dan kita akan menghadapi kehilangan standar hidup yang besar karena ini," katanya.

Moore mengakui bahwa pengujian yang kuat sangat penting di saat seperti ini untuk tindakan pencegahan penularan virus corona, tetapi ia berpendapat bahwa AS tidak bisa menunggu sampai menjadi lebih luas untuk mulai membuka kembali perekonomian.

"Saya tidak berpikir kita bisa menunggu dua atau tiga atau empat minggu lagi untuk penguncian .... Tingkat infeksi pada ekonomi sangat mirip dengan tingkat infeksi penyakit ini."

Moore juga menyinggung pernyataan ahli penyakit menular, Dr. Anthony Fauci, yang belakangan banyak diperbincangkan terkait krisis virus corona.

"Dia (Fauci) membuat komentar ini satu atau dua minggu yang lalu yang masih melekat dalam ingatan saya, di mana dia berkata, 'Saya minta maaf tentang ketidaknyamanan ekonomi ini', dan saya pikir tidak layak dikatakan, seperti mengejek. Ini bukan ketidaknyamanan, tetapi ini adalah bencana,  itu adalah masalah besar, utama bagi perekonomian kita," tandas Moore.

Moore juga mengecam kaum kiri, yang menyerukan tindakan pemerintah terhadap individu untuk melakukan aturan social distancing atau jaga jarak aman.

"Di mana libertarian sipil kaum kiri? Maksud saya, salah satu hal yang menurut saya paling menarik dalam 35 tahun saya di bidang politik dan ekonomi adalah, kaum kiri itu The American Civil Liberties Union, berdiri melawan pemerintah besar. Saya tidak mendengar banyak keberatan dari orang-orang di sebelah kiri," kata Moore. "Menarik bagi saya bahwa yang kanan telah menjadi lebih banyak Taman Rosa di dunia daripada yang kiri."

Trump sendiri telah bersuara keras tentang keyakinannya bahwa ekonomi akan bangkit kembali dengan cepat. Moore kurang optimis.

"Jika Anda berpikir bahwa ekonomi akan kembali normal, itu salah. Kita akan mengalami penurunan besar, mungkin saja 3 bulan lagi, bahkan jika kita membuka penguncian besok," katanya.

Trump menominasikan Moore untuk bertugas di Federal Reserve pada tahun 2018, tetapi Moore menarik diri dari pertimbangan di tengah kritik terhadap kepercayaannya.

Moore meramalkan bahwa negara-negara akan segera meredakan pembatasan.

Moore yakin Trump  harus menunjuk seseorang yang bisa memperbaiki ini semua. Orang ini akan menangani penyaluran logistik saat pembukaan kembali, tugas yang tidak bisa ditangani oleh pejabat Gedung Putih, termasuk Presiden.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya