Aksi Solidaritas Bersama Venezuela/Net
Selama bertahun-tahun Venezuela berada dalam dominasi kekaisaran Spanyol. Kini, setelah 210 tahun berlalu, rakyat Venezuela akan memperingatinya sebagai hari 'Solidaritas bersama Venezuela' yang akan berlangsung besok, Minggu (19/4).
Hari Aksi Dunia dalam Solidaritas bersama Venezuela ini mengangkat suara rakyat Venezuela yang saat ini menjadi korban pengepungan brutal dan sanksi pidana oleh kekuatan imperialis.
Komite Solidaritas dan Perjuangan Internasional untuk Perdamaian dalam keterangan resminya menyatakan, masyarakat akan memberi dukungan kuat untuk perjuangan rakyat Venezuela dalam mempertahankan kemerdekaan ini dan menggunakan hak mereka.
Dalam aksi ini juga akan membahas soal penolakan segala upaya mencampuri urusan dalam negeri rakyat Venezuela, serta semua rencana yang disusun dari kekuatan imperialis.
"Termasuk menolak rencana pemerintah Amerika serikat dengan apa yang disebut 'Rencana Transisi untuk Venezuela' di mana sekutu Eropa dan beberapa pemerintah Amerika Selatan secara otomatis bergabung," bunyi pernyataan dalam keterangan pers Komite Solidaritas dan Perjuangan Internasional untuk Perdamaian, Dewan Perdamaian Dunia, Jumat (17/4).
Rencana ini berupaya untuk mengambil langkah eskalasi baru dari campur tangan dan tindakan agresif terhadap Venezuela, yang, dalam kerangka konjungtural pandemi global, bertujuan untuk membenarkan cara-cara meningkatkan blokade dan sanksi unilateral ilegal yang memperumit efek pandemi global. untuk rakyat Venezuela.
"Karena alasan ini, kami menyatakan bahwa mempertahankan dan memperluas tindakan pemaksaan unilateral dan ekstrateritorial merupakan kejahatan terhadap rakyat Venezuela. Kami menyerukan pencabutan segera sanksi ilegal pemerintah AS dan Eropa terhadap negara tersebut," tegas pernyataan itu.
Komite juga menuntut pengembalian sumber daya keuangan yang dimiliki oleh Republik Bolivarian Venezuela yang ditahan secara ilegal di bank-bank internasional. Dana itu akan digunakan untuk kebutuhan mendesak dalam memerangi Covid-19 dan dalam pengembangan kapasitas produktif nasional.
Komite mengingatkan orang-orang di dunia akan ancaman serius intervensi militer dan perang imperialis melawan Venezuela. Pemerintah AS ingin menyiapkan panggung internasional yang menguntungkan untuk perang di Amerika Latin dan Karibia.
"Kami menyerukan kepada orang-orang di dunia untuk menghentikan kegilaan imperialisme di Amerika Latin dan Karibia, dan untuk membela hak rakyat Venezuela atas penentuan nasib sendiri dan perdamaian," tutup pernyataan itu.