Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Pernah Keluarkan Ancaman Tembak Mati, Kini Duterte Perintahkan Darurat Sipil Jika Masih Ada Yang Langgar Aturan Lockdown

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 13:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Untuk pertama kalinya Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyinggung soal darurat sipil. Dengan darurat sipil, tentara akan mengambil alih keamanan di jalanan terkait aturan lockdown.

"Saya telah perintahkan mereka bersiap. Polisi dan militer akan memaksa social distancing dan jam malam. Ini akan seperti darurat sipil. Kalian pilih," kata Duterte dalam pidatonya, Kamis (16/4), mengutip Philippine Daily Inquirer, Jumat (17/4).

Ia berterus terang merasa kecewa dan geram karena semakin banyak warganya yang mengabaikan aturan lockdown.


"Saya hanya meminta Anda disiplin. Jika Anda tidak mau, militer dan polisi akan mengambil alih. Saya memerintahkan mereka untuk bersiap saat ini," kata Duterte lagi.

Seandainya lockdown tak berjalan efektif sampai 30 April, Duterte memastikan, pasukan keamanan akan turun tangan untuk menegakkan pedoman sosial menjaga jarak dan perintah tinggal di rumah.

"Ini akan seperti darurat militer," ujarnya, memperingatkan.

Hingga saat ini ada 5.660 penderita virus corona di Filipina dengan 362 kematian.

Sebelumnya, Duterte mengatakan aturan perintah physical (social) distancing diperkirakan masih akan dilakukan hingga vaksin corona berhasil ditemukan.

Aturan darurat sipil ia tekankan setelah menerima kabar beberapa distrik di Manila mengadakan pertandingan tinju dan adu ayam. Padahal di wilayah telah diberlakukan aturan lockdown sejak Maret lalu.

Duterte juga mengaku melihat kerumunan dalam jumlah besar di pasar serta aktivitas kendaraan bermotor yang menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan utama menuju Manila, dan warga yang menggelar pesta minuman di  jalan-jalan.

Wali Kota Manila Isko Moreno terpaksa menutup perbatasan distrik berpenduduk 40.000 jiwa selama 24 jam.

Warga Filipina banyak yang benar-benar membuat aparat kesal. Dalam tayangan video pada akun Facebook yang viral menunjukkan sekitar 100 orang berdempetan menonton pertandingan tinju amatir.

Duterte pernah mengeluarkan perintah tembak mati bagi warga Filipina yang melawan petugas medis dan aparat ketika diperintahkan di rumah.

"Jika orang melawan atau nyawa kalian terancam, tembak mati!" kata Duterte.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya