Berita

Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Jubir Pemerintah: 36 Ribu Lebih Sampel Dari 196 Daerah Sudah Dites Covid-19

RABU, 15 APRIL 2020 | 18:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lebih dari 36 ribu sampel dari 196 kabupaten dan kota telah diperiksa untuk memastikan jumlah kasus Covid-19. Banyaknya sampai yang diuji di laboratorium didukung berbagai parameter seperti reagen, alat pengambilan sampel polymerase chain reaction (PCR) hingga sumber daya manusia.

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa target yang ingin dicapai yaitu 10 ribu tes PCR real time per hari. Sejumlah tes tersebut dilakukan dari 32 laboratorium yang tersedia. Jumlah keseluruhan laboratorium yang akan digunakan untuk tes PCR mencapai 78 laboratorium.

Data Gugus Tugas per 15 April 2020, pukul 12.00 WIB jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 36.431 dan jumlah kasus yang diperiksa spesimennya mencapai 33.001 orang.


Dari jumlah pemeriksaan tersebut, 27.865 orang memiliki hasil negatif dan 5.136 positif. Hasil pemeriksaan tersebut terhitung sejak 1 April 2020 lalu, dan catatan lain yaitu satu kasus dapat diambil lebih dari satu kali pengambilan dan lebih dari satu jenis spesimen.

"Sudah barang tentu ini, harus meningkatkan bukan hanya jumlah mesin, tetapi juga reagen, juga SDM-nya, juga sistem terkait dengan zonasi, agar memperpendek waktu kirim spesimen menuju ke laboratorium uji, dan selanjutnya diinterpretasikan hasilnya," kata Yuri saat konferensi pers, di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (15/4).

Untuk mencapai target pemeriksaan, Gugus Tugas telah mendatangkan lagi 150 ribu reagen PCR. Material ini digunakan untuk pemeriksaan laboratorium antigen berbasis pada real time PCR. Yuri mengatakan bahwa reagen tersebut akan segera didistribusikan ke laboratorium-laboratorium yang sudah menjadi jejaring dalam pemeriksaan Covid-19.

"Konversi alat tes cepat molekuler, yang selama ini ada sudah dimiliki sejumlah lebih dari 900 mesin, dan ada 305 mesin yang bisa dikonversi untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 telah kita siapkan," ucap Yuri.

Selain, reagen, pihaknya masih menunggu datangnya catridge sehingga dalam minggu ini pengoperasian dapat mencapai target yang diharapkan, yaitu 10.000 pemeriksaan per hari.

Sementara itu, Yuri juga menyampaikan bahwa sudah lebih dari 800 rumah sakit, baik milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, milik BUMN, milik TNI/Polri, milik swasta yang telah melaksanakan layanan perawatan penderita Covid-19.

Gugus Tugas menyiapkan rumah sakit darurat seperti RS Wisma Atlet dengan daya tamping 2.000 tempat tidur dan RS Darurat Pulau Galang 400.

"Daya tampung yang kita miliki lebih dari 4.000 tempat tidur, dan juga telah disiapkan rumah sakit-rumah sakit darurat, sebagai rumah sakit-rumah sakit lini pertama untuk penanganan kasus-kasus ringan hingga sedang," tambah Yuri.

Di sisi lain, RS rujukan yang telah didesain sejak awal untuk pasien dengan kondisi sedang hingga berat juga telah siap. Rumah sakit tersebut dilengkapi dengan ruang isolasi tekanan negatif dan ventilator.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya