Berita

Walikota Serang, Syafrudin, menegur Kadinkes Serang yang dinilai lamban melapor/RMOLBanten

Nusantara

Dianggap Slow Respons, Kadinkes Serang Kena Semprot Walikota

RABU, 15 APRIL 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam menangani dan mencegah penyebaran virus corona.  

Tak heran jika Walikota Serang, Syafrudin, menegur keras Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Serang, M Ikbal, yang dianggap lamban dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Teguran disampaikan Syafrudin dalam rapat evaluasi tim gugus tugas penanganan Covid-19, Selasa (14/4).


Saat dikonfirmasi, jurubicara (jubir) gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kota Serang, Hari W Pamungkas, membenarkan hal tersebut.

Menurut Hari, Walikota Serang menilai Kadinkes Kota Serang lamban memberikan informasi dan komunikasi kepada pimpinan.

"Informasi dan komunikasi dirasa kurang cepat atau masih slow respons," kata Hari, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Dalam kesempatan rapat evaluasi tersebut, lanjut Hari, semua pimpinan OPD diminta untuk berkoordinasi secara cepat apabila ditemukan atau ada kasus-kasus yang perlu dilakukan tracking.

"Itu juga diminta Dinkes untuk cepat," ujar Hari yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang.

Usaha preventif dari gugus tugas kepada masyarakat, dikatakan Hari, menjadi hal yang utama. Dari mulai mendisiplinkan masyarakat soal physical distancing.

"Itu yang harus diutamakan preventifnya," pungkasnya.

Terpisah, Kadinkes Kota Serang, M Ikbal, tidak menampik adanya teguran dari Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terkait lambatnya koordinasi mengenai perkembangan yang terus berjalan.

Menurutnya, sejauh ini untuk koordinasi terkait perkembangan Covid-19 di Kota Serang sudah berjalan cukup baik.

"Ada sedikit miskomunikasi, sementara Banten sudah mengeluarkan (data terbaru) kita tidak dikasih informasi. Kalau saya konsisten dengan sumber data, dan tidak akan meminta data dari manapun selain dari Dinkes Banten," katanya.

Karena, menurut Iqbal, Dinkes Banten dapat langsung dari Litbangkes. Selama tidak mendapat informasi terkini dan lengkap dari Dinkes Banten, pihaknya tidak akan mengubah satu detik pun data di situs Info Corona Kota Serang.

"Saya konsisten. Makanya terjadi begini. Saya juga nggak mau berandai-andai. Ini juga berisiko kalau salah," pungkasnya.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya