Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ridwan Kamil: Masyarakat Harus Gunakan Masker Ketika Di Luar Rumah, Meskipun Dalam Kondisi Sehat

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 10:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat yang berada dalam kondisi sehat tetap diminta memakai masker kain saat beraktivitas di luar rumah maupun area publik. Tujuannya untuk menekan paparan SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Virus) penyebab Covid-19.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (8/4).

“Masker kain ini secara ilmiah bisa 70 persen menahan droplet, saya kira cukup untuk orang-orang sehat pada saat keluar rumah,” ucap Emil, sapaan akrabnya.


Menurut Emil, masker kain bisa menjadi alternatif bagi masyarakat karena masker berstandar medis diutamakan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes). Penggunaan masker kain yang tepat, kata dia, dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Kalau orang sakit dan tenaga kesehatan silakan pakai masker bedah karena sesuai peruntukannya,” imbuh Emil, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Emil menambahkan, masyarakat bisa membuat sendiri masker kain. Caranya, melipat sapu tangan atau kain sampai membentuk masker atau bisa menutup mulut, hidung, dan dagu. Kemudian, kedua sisinya dipasang tali karet.

“Karena berbahan kain, tidak ada alasan harus produksi pabrikan atau industri. Warga bisa menjahit sendiri seperti kampanye yang dilakukan Bu Atalia yang mengonversi sapu tangan menjadi masker. Ini bisa menghidupkan UKM, khususnya di bidang tekstil,” tambah mantan Walikota Bandung ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinke) Jabar, Berli Hamdani menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker kain yang sesuai dengan ukuran wajah, sehingga dapat menutup mulut, hidung, dan dagu.

“Kemampuan masker kain menyaring partikel kecil masuk ke dalam hidung memang tidak sebaik masker bedah ataupun N95. Karena itu masyarakat harus memilih masker kain yang bisa menutupi mulut, hidung, dan dagu dengan baik,” terangnya.

Masker kain ini bisa dipakai masyarakat yang berkondisi sehat saat berada di tempat umum atau area publik. Namun dengan tetap menjaga jarak 1,5 sampai 2 meter untuk mencegah sebaran Covid-19.

Selain prinsip jaga jarak, penggunaan masker kain harus dibarengi dengan kebiasaan mencuci tangan.

“Penggunaan masker kain akan efektif ketika masyarakat tetap menjaga jarak, dan mempunyai kebiasaan mencuci tangan yang baik,” tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya