Berita

Bantuan makanan siap saji untuk warga terdampak Covid-19/Istimewa

Kesehatan

200 Ribu Sembako Dan Makanan Siap Saji Disalurkan Kemensos Untuk Warga Terdampak Covid-19

RABU, 08 APRIL 2020 | 01:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 200 ribu paket sembako dan makanan disalurkan Kementerian Sosial kepada masyarakat terdampak viruscorona atau Covid-19, termasuk pihak keluarga orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di DKI Jakarta.

Bantuan ini diberikan sebagai wujud perhatian Kemensos RI untuk membantu prekonomian warga yang krisis akibat dampak pandemik Covid-19.

"Kami akan siapkan 200 ribu nasi bungkus dan 200 ribu sembako yang akan kami salurkan. Kami akan bagikan-bagikan ke semua keluarga, khususnya pekerja-pekerja sektoral yang terdampak, kemudian juga masyarakat PDP, serta masyarakat secara umum yang memang kena krisis Covid-19 ini," kata Istri Mensos Juliari P. Batubara, Grace Batubara di Jakarta, Selasa (7/4).


Ia menyebut, 200 ribu paket sembako dan makanan siap saji akan diberikan kepada masyarakat terdampak di 5 wilayah DKI. Pendistribusiannya pun melibatkan pemerintah daerah sampai ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

"Mekanisme pendistribusiannya kami bekerjasama dengan Kadinsos, Kelurahan, RT/RW sesuai dengan data-data yang nanti kami akan bagikan," jelasnya.

Dalam menyiapkan makanan siap saji, lanjutnya, Kemensos mengerahkan 70 Tagana DKI Jakarta yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat serta negatif covid 19. Mereka juga mengikuti protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan dan ABD, serta melakukan social distancing.

Salain itu, pemberian bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan lembaga kemanusian, seperti Yayasan Yatim Mandiri, Rumah Zakat, RM. Garuda, dan dukungan PT Pos Indonesia.

Di mana setiap paket bantuan sembako tersebut berisi beras 5 kg, minyak goreng, sosis, mie instan, kopi bubuk, teh celup, sarden, sabun cuci tangan, garam, kecap, dan saos sambal. Sementara untuk bantuan siap saji, Grace memastikan seluruh makanan telah memenuhi standar gizi dan kesehatan petugas tagana yang memasak bantuan tersebut.

"Tadi saya lihat dalam satu boks berisi nasi, rendang daging, telur rebus, oseng kacang dan tempe, dan ada buah pisangnya," ungkapnya.

Tak hanya itu, Kementerian Sosial bersama dengan Dharma Wanita kementerian Sosial begitu juga dengan OASE Kabinet Indonesia Maju memberikan bantuan sosial dengan menyediakan 6.000 nasi bungkus dan 6.000 sembako selama kurang lebih dua minggu ke depan.

"Mereka tersebar di 73 kelurahan yang dinyatakan sebagai zona merah", tegas Grace.

Sementara itu,  Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin mengatakan, sebanyak 1.500 Taruna Siaga Bencana (Tagana) DKI terlibat membantu pemerintah propinsi DKI mengatasi penyebaran virus Covid-19. Pihaknya telah memerintahkan seluruh Tagana DKI untuk bergabung dengan satgas penanggulangan Covid-19 kecamatan dan kelurahan.

"Sejak pertama virus ini ditemukan di Indonesia, saya perintahkan seluruh Tagana termasuk DKI untuk berkoordinasi dengan dinas sosial guna membantu penanganan penyebaran virus ini. Mereka melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan dan membantu penyediaan dapur umum. Tagana juga melakukan pengawasan kepada warga yang diduga terinfeksi atau ODP yang tinggal di rumah," jelas Pepen.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya