Berita

Ilustrasi/Wikipedia

Publika

Antara Buzzers, Mahasiswa, Dan Corona, Di Tengahnya Rakyat Melata…

SELASA, 07 APRIL 2020 | 14:08 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

CIRI pemimpin Indonesia seperti Sukarno, Hatta, sewaktu mahasiswa adalah mendisiplinkan diri menurut apa yang mereka cita-citakan, dan mengatur hidup sesuai dengan peranan yang mereka idam-idamkan untuk memimpin dan memerdekakan bangsa.

Pematangan diri dan studilah yang pertama mereka pilih.

Bukan glamoritas politik dan pragmatisme, seperti menjadi buzzers yang menyesatkan, dengan menyerang pribadi orang lain atas dasar fitnah, melakukan pembunuhan karakter, tanpa kemampuan logika dan argumentasi rasional.


Ketika Sukarno memulai karir politik pada 1927, tak lebih dari 78 orang Indonesia yang punya ijazah setingkat SMA atau HBS. Mereka yang terdidik ini ketika mahasiswa dan menyelesaikan studi umumnya menolak menjadi penjilat kekuasaan. Namun lebih memilih mengidentikkan diri dengan nasib rakyat yang sedang dijajah.

Hati nurani mereka adalah: “Pikirkanlah nasib rakyat...”

Mahasiswa adalah termasuk golongan pertama yang mendobrak belenggu penjajahan untuk mencapai Indonesia merdeka. Sukarno, Soeharto, jatuh karena mahasiswa melakukan koreksi atas penyimpangan kekuasaan yang terjadi.

Susah dibayangkan kalau para mahasiswa waktu itu menjadi buzzeRp atau menjadi gerombolan penjilat kekuasaan belaka.

Yang bagaikan kertas tissue, sekali pake langsung dibuang.

Penulis adalah wartawan senior.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya