Berita

A. Riza Patria dan Nurmansjah Lubis/Net

Nusantara

Pemilihan Wagub DKI Digelar Tertutup, Panlih Janji Ada Live Streaming

SENIN, 06 APRIL 2020 | 08:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah terkatung-katung cukup lama, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akhirnya akan menggelar sidang paripurna yang beragendakan Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2017-2022, pada Senin (6/4).

Dalam surat undangan yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, pemilihan akan dilaksanakan pukul 13.00.

Namun pemilihan pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut bersifat tertutup dan hanya akan dihadiri lebih kurang 120 orang yang terdiri dari Anggota Dewan Kebon Sirih, Gubernur DKI Jakarta dan Cawagub.


Tak hanya itu, pemilihan yang rencananya akan disiarkan melalui live streaming terpaksa diurungkan. Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI Jakarta beralasan bahwa hal tersebut telah sesuai dengan protap yang dianjurkan dan mengacu pada protokol kesehatan. Itu semua lantaran pemilihan Wagub DKI berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian, anggota Panlih Wagub DKI Jakarta, S Andyka menyatakan akan mengupayakan fasilitas siaran langsung yang diperuntukkan untuk wartawan.

"Kita sedang berupaya menyiapkan screen untuk live streaming di pressroom balaikota, jadi Insyallah ada live streaming di pressroom balaikota, dan hanya di press room saja dengan tetap menjaga dan physical distancing," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/4).

Adapun dua kandidat yang akan bertarung dalam proses pemilihan hari ini yakni Nurmansjah Lubis dan Ahmad Riza Patria.

Nurmansjah adalah kader PKS yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD DKI selama dua periode dari 2004-2009 hingga 2009-2014. Sementara Ahmad Riza Patria adalah anggota DPP Partai Gerindra serta anggota DPR RI dua periode yakni 2014-2019 dan 2019-2024. 


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya