Berita

Penyanyi Barbra Streisand/Net

Dunia

Bernada Politis, Lagu Baru Penyanyi Barbra Streisand Sarat Kritik Pedas

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 22:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kekecewaan serta kritik terhadap pemerintah bisa diungkapkan melalui banyak cara. Bisa melalui petisi, aksi unjuk rasa, melalui tulisan atau sejumlah cara lainnya.

Namun penyanyi asal Amerika Serikat, Barbra Streisand punya cara tersendiri. Dengan kapasitasnya sebagai penyanyi, Streisand mengekspresikan kekecewaan dan kritiknya melalui sebuah lagu.

Pekan lalu, tepatnya pada Kamis (1/4), penyanyi kawakan itu merilis lagu berjudul "Don't Lie To Me". Liriknya sarat muatan politis.


"Mengapa Anda bisa mengatakan yang sebenarnya kepada saya? Sulit dipercaya apa yang Anda katakan. Mengapa Anda tidak dapat merasakan air mata yang saya tangisi hari ini," begitu penggalan lirik lagu Streisand.

"Anda mengubah fakta untuk membenarkan. Bibir Anda bergerak tetapi kata-kata Anda menghalangi," bunyi penggalan lirik lagu yang sama.

"Anda tidak dapat melihat apa yang kita semua lihat. Bagaimana Anda tidur ketika dunia terus berputar? Semua yang kami bangun telah terlepas. Bagaimana Anda tidur ketika dunia terbakar?" sambung lirik lagu tersebut.

Dia tidak secara eksplisit menyebut pemerintah atau objek yang ditujukan dalam lagu tersebut. Namun dia memberikan kiasan dalam lirik lagunya.

"Anda dapat membangun menara perunggu dan emas. Anda dapat membangun istana di langit. Anda dapat menggunakan asap dan cermin, klise lama. Tidak hari ini," bunyi lirik lagu tersebut.

"Raja dan Ratu, penjahat dan pencuri. Anda tidak melihat hutan untuk pepohonan. Tangan di hati, berlutut. Anda tidak dapat melihat apa yang dilihat semua orang," sambung lirik lagu tersebut.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pekan lalu oleh Billboard, Streisand yang juga merupakan penulis lagu, aktris, sutradara dan produser film mengatakan bahwa dia merasa sudah saatnya untuk memasukkan kepercayaan politiknya ke dalam musiknya.

"Saya telah menulis banyak artikel tentang ini, orang ini, yang tidak memiliki sopan santun, menghina semua orang, mengolok-olok orang cacat," kata Billboard mengutip perkataannya.

"Saya tidak tahu harus berkata apa, saya udah menulis seperti 15 karya Huffington Post, apa lagi yang bisa saya pikirkan? Ini adalah protes saya, dalam arti, tentang waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kita," sambungnya.

Dikabarkan npr.org, lagu ini muncul di album baru, Walls, yang akan dirilis 2 November mendatang. Ini adalah album pertama Streisand yang berisi materi orisinal yang akan dirilis sejak 2005.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya