Berita

Presiden Jair Bolsonaro/Net

Dunia

COVID-19

Presiden Tidak Becus Tangani Wabah Corona, Petinggi Angkatan Darat Brasil: Akan Ada Konsekuensinya

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 12:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dianggap lalai dan tidak bertanggungjawab dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19 di negara itu. Hal tersebut membuat geram banyak pihak, tidak terkecuali Angkatan Bersenjata Brasil.

Bahkan kabarnya, kegeraman tersebut membuat Angkatan Bersenjata Brazil menunjuk seorang "presiden operasional" Brasil, atau lebih tepatnya disebut sebagai Ketua Menteri Gedung Sipil. Sosok yang ditunjuk untuk mengisi posisi itu adalah Walter Braga Netto, seorang jenderal kawakan di tubuh Angkatan Bersenjata Brasil.

Kabar itu dimuat oleh Portal Brasil 247 dengan mengutip wartawan investigasi Argentina bernama Horacio Verbitsky. Dia lah sosok pertama yang mengatakan kepada publik bahwa seorang perwira tinggi Angkatan Darat Brasil mengatakan kepada rekannya dari Argentina dalam percakapan telepon, bahwa Bolsonaro tidak didengar oleh pihak berwenang ketika membuat keputusan.


Sebelumnya, kepada Radio El Destape Argentina, Verbitsky mengatakan bahwa pihak militer Brasil telah mengatakan bahwa mereka mengabaikan Bolsonaro.

"Pihak Brazil melaporkan bahwa mereka telah membuat keputusan untuk mengabaikan Presiden Bolsonaro dalam semua keputusan penting," ujarnya.

"Akan ada konsekuensinya," tambahnya.

Verbitsky juga menyatakan bahwa Bolsonaro saat ini bertindak sebagai "raja tanpa kekuasaan yang efektif" dan Braga Netto dari Gedung Sipil sekarang mengambil alih tanggung jawab atas negara tersebut.

Di sisi lain, situs web militer Brasil, yakni defesanet.com.br, juga menegaskan bahwa Braga Neto akan bertanggung jawab untuk mengarahkan dan memusatkan semua administrasi pemerintahan. Dia juga disebut bisa mengambil tindakan eksekutif untuk sementara, setidaknya selama krisis akibat virus corona berlangsung.

Sebagai informasi, situs web tersebut dianggap sebagai halaman berita paling penting di bidang pertahanan, strategi, intelijen dan keamanan, bukan hanya di Brasil, tapi juga di Amerika Latin.

Dalam situs tersebut, dijelaskan bahwa misi informal baru itu muncul dari perjanjian utama, yang melibatkan menteri dan komandan militer dan Presiden Republik Federatif Brasil.
Dijelaskan juga bahwa jika Bosonaro keberatan dengan langkah tersebut, dia dapat mengekspresikan dirinya sendiri terhadap keputusan itu. Tetapi, menurut situs tersebut, Braga Netto secara terbuka dapat mengoreksi Bolsonaro.

Meski demikian, dikabarkan Prensa Latina pada Sabtu (4/4), sejauh ini, tidak ada konfirmasi resmi tentang perubahan tersebut atau konfimasi soal Braga Netto sebagai presiden operasional Brasil.

Namun, mengutip Brazil Wire akhir pekan ini, dalam beberapa hari terakhir, sikap Braga Netto di konferensi pers telah menarik perhatian media. Sang Jenderal telah mencoba mengendalikan tanggapan dari mereka yang hadir dan bahkan menolak pernyataan menteri lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya