Berita

Iklan Zoom/Net

Dunia

Banyak Laporan Masalah Keamanan, Departemen Pendidikan New York Larang Sekolah Gunakan Aplikasi Zoom

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 07:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Departemen Pendidikan New York City telah melarang sekolah-sekolah menggunakan aplikasi konferensi video, Zoom, sebagai alat pembelajaran jarak jauh.

Berdasarkan memorandum Departemen Pendidikan yang didapatkan oleh Chalkbeat pada Sabtu (4/4), mereka telah merima banyak laporan mengenai masalah privasi dan keamanan.

"Berdasarkan ulasan Departemen Pendidikan tenatng masalah yang didokumentasikan tersebut, Departemen Pendidikan tidak akan lagi mengizinkan penggunaan Zoom pada saat ini," bunyi memorandum yang dibagikan ke setiap kepala sekolah tersebut seperti dikutip Sputnik.


Alih-alih Zoom, Departemen Pendidikan menyarankan sekolah bisa menggunakan program Microsoft Team yang memiliki fungsi yang sama dan lebih terlindungi.

Menanggapi keputusan Departemen Pendidikan, Zoom sendiri mengaku telah meningkatkan pengaturan privasi dan keamanannya.

"Zoom memberlakukan privasi, keamanan, dan kepercayaan pengguna dengan sangat serius. Kami baru-baru ini memperbarui pengaturan default untuk pengguna pendidikan yang terdaftar di program K-12 kami guna memastikan guru adalah satu-satunya yang dapat berbagi konten di kelas," tulis Zoom dalam surel tanggapannya.

Sebelumnya, FBI juga melakukan penyelidikan pada aplikasi buatan Eric Yuan tersebut setelah adanya laporan gambaran porno dan bahasa kebencian.

Hasilnya, FBI melarang penggunakan aplikasi tersebut.

Awal pekan ini, Zoom juga digugat oleh Robert Cullen dari California, yang mengklaim bahwa layanan itu secara ilegal memberikan informasi pribadi pengguna kepada pihak lain tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan.

Sejak diberlakukannya social distancing bahkan lockdown di beberapa negara, Zoom menjadi aplikasi yang paling banyak dicari, mulai dari untuk kegiatan rapat hingga kelas online.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya