Berita

Potongan video Said Didu sata berkomentar tentang Luhut Binsar Panjaitan/Repro

Politik

Ini Pernyataan Said Didu Yang Dipersoalkan Luhut Binsar Panjaitan

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 19:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pihak Menko Maritim Dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan merasa dirugikan dengan pernyataan Said Didu yang menyebutkan Luhut hanya memikirkan uang semata.

Bahkan pihak Luhut berencana akan mempidanakan Said Sidu apabila dalam 2 hari ini tidak mengajukan permohonan maaf.

Seperti apa komentar Said Didu yang dipersoalkan Luhut?


Dalam Akun MSD dengan tajuk "MSD: Luhut hanya pikirkan uang, uang dan uang yang berdurasi 22 menit 44 detik itu, Said Didu menilai pemerintahan saat ini lebih mengedepankan peninggalan monumental berupa ibukota baru daripada mengatasi masalah seperti wabah Covid-19.

Awalnya Said Didu melontarkan kritiknya terkait ngototnya rencana pemindakan ibukota saat pandemik Coronavirus disease (Covi-19). Ia menyebut rezim pemerintahan Jokowi terkesan mengorbankan keselamatan rakyat.

"Publik semua memahami Sri Mulyani kewalahan dana untuk menangani corona, sementara Luhut masih ngotot untuk tidak menganggu dana untuk pemindahan ibukota. Sebenarnya kalau seorang pemimpin harusnya memindahkan anggaran legacy pemimpin, anggaran cita-cita pemimpin untuk pribadi kedepan demi menyelamatkan nyawa rakyat, kelihatannya seperti itu kira-kira," demikin kutipan komentar Said Didu yang dipersoalkan Pihak Luhut.

Said Didu menyinggung sosok Luhut yang sangat kental hanya memikirkan uang daripada kepentingan bangsa dan negara. Said menuding Luhut memiliki karaktar kuat berorientasi uang semata.

"Kalau luhut kita suda tahu lah dikepala beliau itu hanya uang-uang, saya tidak melihat beliau memikirkan membangun bangsa dan negara, memang karakternya demikian, hanya uang dan uang," salah satu kutipan Said Didu lainnya.

Said juga mendoakan Luhut mengingat janji Sapta Marga yang pernah diikrarkan saat sumpah sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang perjuangannya semata-mata untuk bangsa dan negara.

"Saya berdoa mudah-mudahan terbersit kembali Sapta Marga yang pernah diucapkan beliau (Luhut),  sehingga berpikir untuk rakyat, bangsa dan negara, bukan uang, uang dan uang," demikian kutipan doa Said Didu untuk Luhut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya