Berita

Gubernur DKI Anies Baswedan saat terima banua dari Kadin/RMOL

Nusantara

Terima Bantuan Dari Kadin, Anies: Penanggulangan Covid-19 Adalah Kerja Gotong-royong

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta kembali menerima bantuan dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT. Unilever Indonesia dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

Penyerahan bantuan secara simbolis diwakili oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/4).

"Kita sampaikan apresiasi sekali, sudah langsung dimanfaatkan. Dan bukan hanya dimanfaatkan untuk DKI Jakarta, tapi juga tetangga-tetangga kita merasakan manfaat itu," ungkap Anies.


Dirinya juga menyampaikan, pandemik Covid-19 adalah tantangan kemanusiaan yang dihadapi dunia dan membutuhkan solidaritas bersama untuk saling membantu dengan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.

Anies menyebut, upaya penanggulangan pandemik Covid-19 adalah kerja gotong-royong kolosal yang harus dilakukan seluruh komponen masyarakat.

"Kita berharap dari dukungan ini, kita bisa kampanyekan sama-sama semangat untuk kerja sama, semangat untuk saling mendukung. Dan yang tidak kalah penting, mari kita kurangi penyebaran Covid-19 ini dengan cara disiplin untuk menjaga jarak, disiplin untuk berkegiatan di rumah," tegasnya.

Perlu diketahui, Kadin Indonesia melalui PT. Unilever Indonesia menyerahkan bantuan dalam berbagai bentuk produk kesehatan seperti hand sanitizer, sabun, produk perawatan higienitas rumah, maupun paket makanan-minuman untuk tenaga medis dengan nilai total Rp 10 Miliar.

Selain itu, terdapat pula bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang sudah tersalurkan ke Pemprov DKI Jakarta dalam bentuk alat kesehatan, yaitu 105.000 masker, 300 APD, dan 100.000 rapid test kit.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya