Berita

Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden: Pemerintahan Trump Harus Segera Tangguhkan Sanksi Ekonomi Dan Bantu Iran Memerangi Corona

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat harus segera menangguhkan beberapa sanksi ekonomi terhadap Iran agar mereka bisa mengakses pasokan medis selama pandemi virus corona baru.

Seruan itu disampaikan oleh calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden pada Kamis (2/4).

"Sanksi kita membatasi akses Iran ke pasokan medis dan peralatan yang dibutuhkan," ujar Biden seperti dikutip dari Sputnik.


"Administrasi (Presiden Donald) Trump harus mengambil langkah segera untuk mengatasi masalah ini dan merampingkan saluran untuk bantuan perbankan dan kesehatan masyarakat dari negara-negara lain dalam menanggapi darurat kesehatan di Iran," lanjutnya menjelaskan.

Menurut Biden, selain melonggarkan sanksi terhadap Iran, AS juga harus membantu negara itu memerangi Covid-19.

Misalnya dengan menerbitkan lisensi untuk perusahaan farmasi dan alat kesehatan, menciptakan saluran khusus bagi bank internasional untuk membantu Iran mengakses peralayan medis, dan menerbitkan panduan sanksi baru yang memungkinkan bantuan internasional mengalir ke sana.

Saat ini, Iran sendiri menjadi negara paling terdampak di Timur Tengah.

Data dari Universitas Johns Hopkins pada Jumat (4/4), Iran memiliki jumlah infeksi sebanyak 50.468 kasus dengan 3.160 orang meninggal dunia dan 16.711 dinyatakan pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya